TPA Suwung Kebakaran
Rumah Wakil Wali Kota Denpasar Dikepung Asap, Kebakaran TPA Suwung Sebabkan Kadar SO2 dan CO Tinggi
Rumah Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa juga turut dikepung asap kebakaran TPA Suwung, Denpasar, Bali, Senin 16 Oktober 2023.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TPA Suwung terbakar sejak, Kamis (12/10/2023). Proses pemadaman masih dilakukan oleh tim pemadam kebakaran. Terkait kebakaran tersebut, anggota DPRD Kota Denpasar, Emiliana Sri Wahjuni mengapresiasi pemerintah dalam menangani kebakaran TPA Suwung ini.
Emiliana berharap, kebakaran di TPA Suwung bisa segera dipadamkan. Dia pun mengatakan, sisi positif yang bisa diambil dari kebakaran ini yakni sebagai latihan.
"Ini bisa menjadi latihan sebelum TPA Suwung ditutup secara permanen," kata Emiliana saat membacakan pandangan umum Fraksi Nasdem-PSI saat Rapat Paripurna di DPRD Kota Denpasar, Senin (16/10).
Pihaknya pun berharap agar TPST maupun TPS3R bisa bekerja secara optimal. Selain itu, semua pihak juga bahu membahu menangani sampah dimulai dari elemen terbawah.
Dengan demikian, permasalahan sampah di Denpasar bisa teratasi dan masyarakat siap jika TPA Suwung ditutup.
Hal senada juga disampaikan oleh I Gusti Made Namiartha dari Fraksi PDI Perjuangan. Pihaknya mengaku prihatin dengan kebakaran yang terjadi di TPA Suwung. Terkait dengan rencana penutupan TPA Suwung, pihaknya berharap agar TPST dan TPS3R bisa bekerja secara optimal.
"Seiring rencana TPA Suwung ditutup, kami berharap pengelolaan TPS3R dan TPST dapat berjalan baik," katanya. (sup)
Sampah Meluber di Beberapa Depo
PENGANGKUTAN sampah di Kota Denpasar kini terganggu akibat adanya kebakaran di TPA Suwung. Pasalnya dalam sehari, sampah dari Denpasar yang dibawa ke TPA Suwung mencapai 104 truk. Sehingga saat ini mengalami keterlambatan pengangkutan dan sampah mulai meluber di beberapa depo sampah. Beberapa depo sampah yang sempat meluber yakni depo sampah di Lumintang, Jalan Pulau Kawe, dan TPS Pulau Seram.
Terkait hal tersebut, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pihaknya pun melakukan permohonan pembuangan sampah ke TPA Temesi Gianyar dan TPA Mandung Tabanan. “Untuk ke TPA Temesi kami diizinkan mengirim 50 truk sampah per hari,” katanya, Senin (16/10). Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat jika di beberapa titik terjadi penumpukan sampah.
Sementara itu, TPA Temesi Gianyar terbakar, Senin (16/10) pukul 02.00 Wita. Kebakaran yang terjadi di TPA Temesi ini cukup ironi.
Sebab, sebelumnya TPA Temesi dikategorikan aman, sehingga sejak Sabtu (14/10), 50 truk sampah dari Kota Denpasar dikirim ke sana. Terkait kebakaran di TPA Temesi ini, diduga oleh gas metana di bawah gunung sampah.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, kawasan yang terbakar di TPA Temesi sekitar 3 are. Namun pukul 10.59 Wita, kondisi TPA telah terkendali. Sebab di awal terbakar, sebanyak dua unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dengan 12 personel langsung ke TKP untuk memadamkan api.
Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati mengatakan, sebelum terjadi kebakaran, pihaknya memang menugaskan petugas untuk berpatroli. Saat petugas patroli sekitar pukul 02.00 Wita, petugas menemukan api berkobar di areal TPA.
Meskipun kebakaran di TPA Temesi masih dalam tahap pendinginan. Namun truk sampah masih bisa membuang sampah ke TPA milik Pemkab Gianyar tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.