Berita Karangasem
Kebakaran Hutan Lereng Gunung Agung Masih Sisa Tiga Titik
Intensitas kobaran api sudah mengecil dibandingkan sebelumnya. Titik kebakaran berada di ketinggian sekitar1.500 sampai 2.000 MDPL.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Tragedi kebakaran hutan lindung, di sekitar lereng Gunung Agung masih tersisa 3 titik.
Intensitas kobaran api sudah mengecil dibandingkan sebelumnya. Titik kebakaran berada di ketinggian sekitar1.500 sampai 2.000 MDPL.
Kebakaran jalar ke puncak Gunung Agung. Untungnya api tidak menjalar ke pemukiman.
Baca juga: Polres Bangli dan Polsek Bersama Amankan Kunjungan Wisata Menteri Kehakiman Negara Kamerun ke Bangli
Baca juga: VIRAL Open BO Bule, Polda Bali Dalami, Tawarkan di Telegram BEVERLY BABES, Tarif 2000 Dolar AS

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengungkapkan, tiga titik kebakaran ada di Kec. Kubu dan Rendang.
"Untuk Kecamatan Kubu ada dua titik, semua berada di Desa Dukuh. Sedangkan 1 titik ada di Pura Gae, Kec. Rendang,"kata IB Arimbawa, Minggu (22/10).
"Tadi kita sudah melakukan pemantauan dari bawah. Kalau di lihat kasar mata, hanya terlihat asap. Kita terus melakukan pengawasan dan pemantauan kebakaran di sekitar Gunung Agung,"jelas Arimbawa, mantan Kabid Pemadam Kebakarn (Damkar).
Untuk luas hutan yang terbakar belum dipastikan. Mengingat lokasi kebakaran ada di atas ketinggian.
Saat ini petugas melaksanakan pemantauan di bawah. Tim terus koordinasi dengan instansi bersangkutan.
Dari Bulan September sampai 17 Oktober 2023, luas hutan terbakar sekitar 750 hektare & diperkirakan bertambah.
Koordinator Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Bali Timur, I Made Warta, mengatakan luas hutan yang terbakar capai 750 hektaran.
Terbanyak hutan di bagian timur, seperti Kecamatan Kubu. Untuk Kecamatan Rendang masih sedikit. Sedangkan Kec. Bebandem, Selat, dan Abang msih aman. Belum ada yang terbakar.
"Kita masih tetap memantau. Biasanya kebakaran lereng Gunung Agung terjadi saat siang.
Penyebabnya karena kemarau panjang, sedangkan kadar air di pohon serta semak sangat sedikit.
Sehingga mempercepat kebakaran. Petugas tetap siaga memadamkan jika bisa dijangkau,"kata Warta, sapaan akrabnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, luas hutan di sekitar lereng Gunung Agung yang terbakar sesuai perhitungan dari UPT.
TEWAS Saat Nunas Tirta Menuju Puncak Gunung Agung, Jro Mangku Jatiasa Tiba-tiba Pingsan |
![]() |
---|
Sempat Lemas, Jro Mangku Jatiasa Meninggal Saat Nunas Tirta Menuju Puncak Gunung Agung Bali |
![]() |
---|
Mutasi di Pemkab Karangasem, Ipar Bupati Tak Masuk Hitungan, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik |
![]() |
---|
AKSI BRUTAL Putu Agus di Antiga Karangasem, Dianiaya Hingga Babak Belur, Korban Terus Ucap Maaf |
![]() |
---|
Mutasi Besar-besaran di Pemkab Karangasem, Adik Ipar Bupati Tak Dilantik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.