Berita Karangasem

Dapur Komang Mustika Hangus Dilahap Jago Merah di Desa Sebudi Karangasem

Tidak ada korban jiwa dan luka. Hanya barang dalam bangunan berukuran 6 x 5 meter hangus tak terselamatkan, alias terbakar.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
ISTIMEWA
Petugas memadamkan api yang membakar dapur dan kamar mandi warga di Ancut, Desa Sebudi, Kecamatan Selas, Selasa (25/10/2023) malam hari. 

TRIBUN-BALI.COM - Dapur dan kamar mandi milik Komang Mustika di Banjar Ancut, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, Bali, hangus terbakar Selasa (24/10/2023) malam hari.

Tidak ada korban jiwa dan luka. Hanya barang dalam bangunan berukuran 6 x 5 meter hangus tak terselamatkan, alias terbakar.

Informasi di lapangan, kebakaran baru diketahui setelah api sudah besar dan bakar bangunan. Pemilik yang melihat api berteriak meminta bantuan.

Mengingat lokasi kebakaran berdekatan dengan garasi mobil. Berselang beberapa menit, masyarakat langsung berdatangan untuk memadamkan kobaran api.

"Pemilik sempat memasak pakan ternak di dapur memakai tungku. Sedangkan pemiliknya keluar sebelum terbakar. Mungkin api mengenai benda yang mudah terbakar," prediksi Kelihan Banjar Ancut, I Wayan Darsana, Rabu (25/10/2023).

Baca juga: Ikut Konferensi LSPR di Bali, Langkah Irma Kusumawati Raih Gelar PhD di Amerika

Baca juga: Kebakaran di TPA Jungutbatu Dipadamkan Dengan Air Laut

Petugas memadamkan api yang membakar dapur dan kamar mandi warga di Ancut, Desa Sebudi, Kecamatan Selas, Selasa (25/10/2023) malam hari.
Petugas memadamkan api yang membakar dapur dan kamar mandi warga di Ancut, Desa Sebudi, Kecamatan Selas, Selasa (25/10/2023) malam hari. (ISTIMEWA)

 

Warga yang melihat kobaran api membesar, langsung menghubungi pemadam kebakaran (Damkar) Karangasem.

Beberapa menit kemudian petugas datang memadamkan. Petugas dibantu warga sekitar.

"Lokasi kebakaran dekat garasi mobil warga. Sehingga pemilik teriak minta bantuan,"jelas Yan Darsana.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Karangasem, Made Agus Budiasa, mengungkapkan kebakaraan terjadi malam hari.

Saat warga sedang istirahat."Tak ada korban jiwa maupun luka. Pemilik alami kerugian materiil sekitar Rp 70 juta," tambah I Made Agus Budiasa, mantan Kadishub.

Penyebab kebakaran diperkirakan karena api yang di tungku. Petugas menerjunkan personil sekitar 12 orang. Armada yang dikerahkan 3 unit.

Sedangkan air digunakan untuk memadamkan 11 ribu liter. Pemadaman dibantu warga sekitar, kepolisian, TNI. Kobaran api sudah bisa dipadamkan, tak menjalar.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Karangasem minta masyarakat Karangasem untuk tetap waspada & berhati - hati.

Mengingat kebakaran di Karangasem mengalami peningkatan setiap tahunnya. Apalagi sekarang sudah memasuki kemarau. Kebakaran lahan masih dominasi kasus kebakaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved