Berita Klungkung
Nusa Jaya Abadi Berlayar Lagi Usai Perawatan, Belum Bisa Tambah Trip Terkendala BBM dan Kontrak
Hanya saja kapal ini belum bisa melayani tiga kali penyeberangan sesuai usulan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Kapal Motor Perintis (KMP) Nusa Jaya Abadi sudah selesai menjalani docking atau perawatan. Kapal yang dikelola Pemkab Klungkung untuk melayani penyeberangan ke Nusa Penida itu sudah kembali berlayar per Selasa (31/10).
Hanya saja kapal ini belum bisa melayani tiga kali penyeberangan sesuai usulan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Hal ini lantaran terkendala anggaran bahan bakar dan kontrak di Pelabuhan Padangbai.
Kepala Dinas Perhubungan Klungkung, I Gusti Gede Gunarta mengatakan, KMP Nusa Jaya Abadi tiba di Pelabuhan Nusa Penida pada Senin kemarin sekaligus melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai-Nusa Penida.
"Langsung beroperasi, pukul 8.00 Wita sudah berangkat dari Nusa Penida ke Padangbai untuk langsung melaksanakan pelayanan penyeberangan seperti biasanya, sebanyak dua trip dalam sehari,” ungkap Gusti Gunarta.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengusulkan agar KMP Nusa Jaya Abadi melayani tiga kali penyeberangan ke Nusa Penida untuk mempercepat penguraian antrean barang. Namun hal ini belum memungkinkan dilakukan tahun ini.
Baca juga: Krisis Air Jadi Atensi Bangli, Nusa Penida, Hingga Karangasem, Kobaran Api Membakar Pipa Air Bersih
Baca juga: Warga Suter Masih Beli Air, Walaupun Sudah Ada PDAM

Ini lantaran terkendala kontrak dengan pihak pelabuhan, anggaran bahan bakar dan keterbatasan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang mengoperasikan KMP Nusa Jaya Abadi. "Belum bisa tahun ini (layani tiga kali keberangkatan dalam sehari)," ungkap Gunarta.
Setelah docking penyeberangan KMP Nusa Jaya Abadi dilakukan dua kali sehari. Pagi berangkat pukul 07.00 Wita dari Nusa penida dan 09.30 Wita, berangkat dari Padangbai. Keberangkatan kedua siang hari mulai pukul 12.00 Wita dan dari Padangbai berangkat pukul 14.30 Wita.
“Mudah-mudahan ini segera menuntaskan kendaraan yang antre lama dan kebutuhan masyarakat di Nusa Penida segera terpenuhi, karena kemarin sempat tersendat karena docking,” demikian jelas dia.
Gunarta menegaskan, saat ini penyeberangan dilakukan sesuai dengan antrean tiket. Namun dengan ketentuan angkutan yang memuat kebutuhan pokok lebih diprioritaskan. "Semua tergantung kepemilikan tiket," kata dia.
"Kami tidak bisa mengizinkan menyeberang secara sembarangan dan dengan privilege (keistimewaan) tertentu agar tidak menimbulkan kecemburuan. Apalagi masih banyak kendaraan yang memiliki kesempatan yang sama untuk diseberangkan,” sambungnya.
Masuknya masa docking KMP Nusa Jaya Abadi membuat distribusi barang ke Nusa Penida terganggu. Antrean panjang bahkan membuat harga barang terutama kebutuhan pokok di Nusa Penida melonjak.
Selama KMP Nusa Jaya Abadi docking, hanya ada dua kapal Landing Craft Tank (LCT) yang beroperasi melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem ke Nusa Penida. Namun dua kapal LCT ini, belum cukup untuk mengakomodasi banyaknya barang yang akan diseberangkan ke Nusa Penida.
Antrean pengiriman barang itu, menyebabkan lonjakan harga kebutuhan pokok. Misalnya harga beras premium lima kilogram yang harganya Rp 70 ribu sampai tembus di angka Rp 78 kilogram. Harga gula pasir 50 kilogram yang normalnya di Nusa Penida Rp 690 ribu, melonjak jadi Rp 820 ribu. Air galon merek terkenal yang harganya Rp 25 ribu naik menjadi Rp 35 ribu.
Sebagai kapal perintis, KMP Nusa Jaya Abadi masih mendapatkan subsidi dari Pemkab Klungkung sekitar Rp 2 miliar dalam setahun. Jadi warga menikmati harga lebih murah jika menyeberang dengan KMP Nusa Jaya Abadi, daripada memanfaatkan Landing Craft Transport (LCT) yang dikelola pihak swasta. (mit)
HENDAK Temani Sang Putri Wisuda, Nyoman Badra Malah Diserempet Truk Hingga Tewas di Klungkung |
![]() |
---|
Desa Batumadeg Nusa Penida Bali Segera Miliki Sekolah PAUD Negeri Senilai Rp 1,6 Miliar |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini, 6 Bulan di Pengungsian Warga Sental Kangin Segera Balik ke Rumah |
![]() |
---|
8 KK Dipulangkan Akhir Pekan Ini ke Banjar Sental Kangin, Bupati Satria Bakal Temui Tokoh Banjar |
![]() |
---|
Forkopinda Bahas Rencana Pemulangan Pengungsi Kasepekang Asal Sental Kangin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.