Berita Badung

Badung Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian, Saat Ini, Satu PPL Memiliki Wilayah Binaan 3 Desa

Badung Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian, Saat Ini, Satu PPL Memiliki Wilayah Binaan 3 Desa

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
ist
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sampai saat ini Pemkab Badung masih kurang Tenaga teknis Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Dengan minimnya tenaga penyuluh, mereka harus mengawasi tiga desa sekaligus. 

Hal itu pun sangat memberatkan Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung yang saat ini sedang menggencarkan pertanian, apalagi menghadapi El Nino yang berkepanjangan.

Disperpa Badung pun berharap formasi PPPK bisa merekrut PPL.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku saat ini PPL sangat jauh berkurang, lantaran banyak purna tugas

"Kita saat ini punya 26 Tenaga penyuluh. Jumlah ini tentu sangat minim untuk melakukan pengawasan dan penyuluhan di desa," jelas Wijana

Disebutkan, idealnya satu desa memiliki satu tenaga PPL.

Namun karena jumlah tenaga makin berkurang, kini satu tenaga PPL diberdayakan untuk tiga desa.

Baca juga: Satpol PP Badung Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Personil & Satuan Perlindungan Masyarakat

Baca juga: Ban Bekas Terbakar di Nusa Penida, Timbulkan Asap Pekat Api Merembet Ludeskan Bangunan Semi Permanen

"Saat ini penyuluh yang ada kami berdayakan dengan cara 1 orang PPL memiliki wilayah binaan 3 desa," terang mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Badung ini.

Wijana menambahkan, perekrutan PPL di Kabupaten Badung terakhir kali dilakukan tahun 2021 lalu.

Namun Wijana mengaku sudah mengusulkan tenaga penyuluh untuk PPPK tahun ini.

"Kami sudah mengusulkan kepada bapak bupati. Semoga tenaga PPPK tahun ini bisa mengangkat penyuluh yang merupakan asli warga Badung " ucapnya sembari mengatakan semoga bapak bupati memberikan solusi terkait masalah ini

Diakui, sebelumnya belum ada formasi untuk PPL dibuka kembali.

Bahkan Wijana menyebut, masalah kelangkaan PPL memang menjadi masalah nasional yang terjadi hampir di seluruh daerah.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved