Kebakaran TPA Suwung
Berangsur Padam, Damkar Denpasar Terus Lakukan Pendinginan di TPA Suwung
Kebakaran TPA Suwung kini berangsur padam, meski demikian, antisipasi masih tetap dilakukan untuk upaya pendinginan.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kebakaran TPA Suwung kini berangsur padam, meski demikian, antisipasi masih tetap dilakukan untuk upaya pendinginan.
"Api kebakaran TPA Suwung telah dapat dipadamkan, ada tiga titik asap tipis yang masih kita temukan di lokasi serta telah dilakukan tindak lanjut dan langkah antisipasi serta pendinginan tetap kita lakukan," kata Kepala Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, Rabu 15 November 2023.
Ia mengatakan, pasca penurunan status Tanggap Darurat pada 8 November lalu, langkah antisipasi masih tetap kita lakukan.
Dua unit armada Damkar tetap disiagakan di TPA Suwung.
Baca juga: Polda Bali Tanam 2.000 Bibit Pohon Secara Tersebar Redam Pemanasan Global
Meski langkah ini juga didukung mobil tangki dari UPT. TPA Suwung.
"Petugas dan armada damkar Denpasar tetap kita siaga untuk melakukan langkah pendinginan," katanya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Denpasar yang juga selaku Kepala Pos Komando Musibah Kebakaran TPA Suwung, Ardi Ganggas menyampaikan kerja tim komando telah berjalan maksimal dalam penanganan musibah kebakaran di TPA Suwung.
Saat ini api sudah terkendali serta berangsur-angsur padam.
"Saat ini langkah antisipasi tetap dilakukan serta dua unit mobil tangki air yang telah dimodifikasi dari UPT. TPA Suwung terus melakukan penyemprotan pendinginan lokasi," ujarnya.
Baca juga: Kebakaran Hutan Kintamani Kembali Terjadi, Diduga Ada Orang Sengaja Bakar Lahan Untuk Membuka Lahan
Ardi Ganggas menambahkan sebelumnya langkah dan upaya terus dilakukan.
Hingga berupaya mengurangi gas metan menggunakan eskavator dan melaksanakan pembasahan di permukaan sampah sangat efektif hingga api telah padam saat ini.
"Langkah ini sangat efektif mendukung pemadaman api, serta fokus pada perkerasan jalan yang memudahkan mobil damkar dan eskavator menuju seluruh kawasan yang sebelumnya terbakar," ujarnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.