Berita Bali
Warga Sekitar Keluhkan Asap Cerobong PLN Pesanggaran, Ini Respons PT. PLN
Baru-baru ini asap hitam yang bersumber dari cerobong dari pembangkit listrik di Pesanggaran, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali dikeluhkan warga.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dikonfirmasi Tribun Bali secara terpisah melalui seluler, Manager Administrasi PLN Indonesia Power Bali PGU, Iman Teguh Kurniawan, menjelaskan, sebagai salah satu sub holding PT PLN (Persero) yang memegang peranan strategis ketenagalistrikan khususnya di Provinsi Bali, PLN Indonesia Power melalui Unit PLTDG Pesanggaran selalu memastikan bahwa seluruh proses operasi pembangkit telah memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
"Emisi yang dikeluarkan dari proses operasi pembangkit telah memenuhi baku mutu sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia," jelasnya.
Lanjutnya, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, PLN Indonesia Power PLTDG Pesanggaran juga turut serta menjaga lingkungan dengan cara menjaga kualitas udara dengan melakukan konservasi mangrove yang menjadi salah satu program CSR perusahaan melalui penanaman bibit mangrove di kawasan konservasi mangrove milik UPTD Tahura Ngurah Rai.
Penanaman mangrove ini telah berkontribusi untuk pengurangan emisi sebesar 4,52E+00 kg-CO2/Jam atau setara dengan 8,39E+04 kgCO2/hari, sedangkan emisi yang dihasilkan oleh perusahaan yaitu sebesar 5,73E-01 kg CO2 eq/kWh.
"Melalui aktitas penanaman mangrove, telah menjawab permasalahan emisi yang dihasilkan oleh perusahaan, dengan perbandingan 1: 8, ini artinya setiap 1 emisi karbon per jam yang di hasilkan perusahaan telah diserap oleh 1 pohon yang memiliki kapasitas penyerapan 8 emisi karbon setiap jam," paparnya.
Pihaknya memastikan, dalam menjalankan proses operasi pembangkit, PLN Indonesia Power memiliki 3 jenis unit pembangkit di antaranya adalah PTDG (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan Gas), PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas), dan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel).
"PLN Indonesia Power Unit Pesanggaran dengan kapasitas terpasang sebesar 543 MW, saat ini menopang kelistrikan Provinsi Bali sebesar 32 persen," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.