Pemilu 2024

Niluh Djelantik Mengaku Tak Tahu, Namanya Masuk TPD Ganjar-Mahfud di Bali, Siap Klarifikasi

Niluh Djelantik menegaskan akan mengkonfirmasi hal ini kepada Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Niluh Djelantik akui tak tahu namanya masuk dalam TPD Ganjar-Mahfud di Bali - Niluh Djelantik Mengaku Tak Tahu, Namanya Masuk TPD Ganjar-Mahfud di Bali, Siap Klarifikasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nama Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik alias Niluh Djelantik dikabarkan masuk ke dalam susunan Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud di Bali.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari internal TPD, memang benar nama Niluh Djelantik tercantum, meski ada sedikit kesalahan penulisan.

Dalam SK pemenangan nomor 22A/SK-TPD/XI/2023 yang ditandatangani Arsjad Rasjid dan Hasto Kristiyanto itu, nama Niluh Djelantik masuk dalam Direktorat Narasi & Content, Media Sosial, dan Komunikasi Politik & Jubir TPD Bali.

Hal ini patut dipertanyakan karena Niluh Djelantik kini berstatus sebagai Calon DPD RI pada Pemilu 2024.

Baca juga: Bawaslu Bangli Mulai Awasi APK, Polisi Siapkan 266 Personel Amankan Kampanye Pemilu 2024

Ditemui Tribun Bali, Niluh Djelantik mengaku tak mengetahui namanya masuk dalam TPD Ganjar-Mahfud di Bali.

Dia justru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan di media.

“Nama itu tertulis di sana tanpa ada konfirmasi ke Mbok (Niluh Djelantik). Mbok tidak tahu. Justru tahu dari media. Mbok belum merespons karena Mbok belum konfirmasi sama yang ada di tandatangan itu,” katanya saat ditemui Tribun Bali, Rabu 29 November 2023 sore.

Bahkan, Niluh Djelantik mengaku pihaknya belum dihubungi oleh tim pemenangan Ganjar-Mahfud, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Sehingga, dia berharap pihak tim pemenangan dapat memberikan klarifikasi soal namanya yang masuk dalam daftar TPD Ganjar-Mahfud di Bali.

“Belum pernah dikonfirmasi, belum pernah dihubungi. Baik dari tim kampanye nasional, maupun tim kampanye daerah. Mbok berharap pihak terkait, pihak yang menandatangani dokumen tersebut bisa memberikan klarifikasi,” harapnya.

Niluh Djelantik membeberkan, dirinya memahami bahwa kini dia juga mengikuti kontestasi politik melalui perebutan kursi DPD RI yang mewajibkannya tetap independen.

Sehingga, Niluh Djelantik menegaskan akan mengkonfirmasi hal ini kepada Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

Selain itu, dirinya juga akan memberikan klarifikasi kepada KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu.

“Mbok harus memberikan klarifikasi kepada KPU dan Bawaslu bahwa Mbok sama sekali tidak mengetahui bahwa Niluh Djelantik ada di dalam daftar tersebut. Kita akan berikan pernyataan tertulis (ke KPU dan Bawaslu) setelah kita mengkonfirmasi kepada pihak TPN,” kata Niluh Djelantik. (*)

Kumpulan Artikel Pemilu

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved