Berita Bangli

Kepercayaan Masyarakat Bangli Terhadap RSU Bangli Meningkat

RSU Bangli masih terus berupaya untuk lebih meningkatkan pelayanan. Kendati kepercayaan masyarakat untuk berobat

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Direktur RSU Bangli dr. I Dewa Gede Oka Darsana (1) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - RSU Bangli masih terus berupaya untuk lebih meningkatkan pelayanan. Kendati kepercayaan masyarakat untuk berobat di RSU Bangli telah meningkat

Hal tersebut diungkapkan Direktur RSU Bangli, dr I Dewa Gede Oka Darsana, saat ditemui usai acara Forum konsultasi publik, Selasa, 19 Desember 2023.

Acara bertajuk transformasi RSUD Bangli dulu, kini dan nanti tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi guna perbaikan pelayanan di RSU Bangli

Kata dia, RSU Bangli telah melakukan berbagai transformasi. Mulai dari aspek sarana prasarana hingga SDM.

"Selain itu juga melakukan digitalisasi dalam manajemen. Dengan digitalisasi diharapkan mampu meningkatan/memudahkan sistem pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Dari transformasi yang telah dilakukan, dokter Dewa Darsana menyebut kepercayaan masyarakat terhadap RSU Bangli mulai mengalami peningkatan.

Terbukti dari jumlah masyarakat Bangli yang mempercayakan pengobatan di RSU Bangli.

Ia mencontohkan dari layanan Poliklinik. Sebelum tahun 2021, jumlah pasien yang berobat jarang mencapai angka 150 orang per hari.

Sedangkan saat ini, lanjutnya, berdasarkan data layanan, jumlah pasien bisa mencapai 200 orang per hari.  

Baca juga: KPU Bali Siapkan 18 TPS Khusus, Tersebar di 8 Kabupaten se-Bali

Baca juga: Tarif Retribusi DTW di Badung Tak Berubah, Dispar Tunggu Turunan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022


"Ini bukan berarti masyarakat Bangli banyak yang sakit. Melainkan mungkin dulu, masyarakat Bangli lebih banyak yang memilih berobat keluar daerah. Inilah tujuan transformasi atau perbaikan pelayanan. Sehingga masyarakat percaya kepada RSU Bangli," tegasnya. 

Ia juga menjelaskan terkait Forum konsultasi publik. Acara tersebut menghadirkan narasumber dari akademisi, Universitas Brawijaya, praktisi bidang kesehatan, BPJS Kesehatan. 

dr. Dewa Darsana mengatakan, forum ini bagian untuk mengakomodir harapan masyarakat. Karenanya dalam forum tersebut, pihaknya mengundang camat hingga perbekel se-Kabupaten Bangli. 

"Kami mengundang para perbekel, dengan harapan apa yang menjadi masukan masyarakat bisa disampaikan melalui para perbekel ini," ucapnya. 

Sedangkan kehadiran akademisi, lanjutnya, adalah untuk memastikan apa yang dilaksanakan RSU Bangli sudah sesuai dengan kajian akademis.

"Kami mengundang praktisi, dari masukan yang kami terima akan diarahkan kemana. Ini sebagai upaya membenahi pelayanan," imbuh Direktur asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved