Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilpres 2024

Hasto Kristiyanto: Pernyataan Etik Ndasmu Diyakini Turunkan Elektoral Prabowo-Gibran

Hasto Kristiyanto: Pernyataan Etik Ndasmu Diyakini Turunkan Elektoral Prabowo-Gibran

Tayang:
ANTARA/M Agung Rajasa
Sejumlah relawan mengacungkan dua jari saat Konsolidasi TKD Prabowo - Gibran Provinsi Jawa Barat di The House Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023). Dimulai Akhir Pekan Ini di Surabaya, Agenda Kampanye Prabowo-Gibran Masih Dimatangkan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Hasto Kristiyanto meyakini akan ada pengaruh terhadap tingkat elektabilitas Prabowo Subianto dan Partai Gerindra usai membuat pernyataan etik ndasmu beberapa waktu lalu.

Kata Hasto, pengaruh elektabilitas Prabowo atas pernyataannya itu akan turun sebagaimana pernyataan pengamat.

"Dan ini reach-nya ternyata mencapai 56 juta lebih. Ini akan berdampak sangat serius pada penurunan elektoral Pak Prabowo dan Partai Gerindra. Ini kata para pengamat,"kata Hasto kepada awak media di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (22/12/2023).

Baca juga: Ganjar Pranowo Sebut Ada Indikasi Benih Orde Baru Bertumbuh Saat ini di Indonesia

Sekretaris Jenderal PDIP ini mengatakan pengaruh tingkat elektabilitas Prabowo menurun khususnya di lingkup masyarakat Jawa.

Sebab, kata dia, pernyataan yang diungkapkan oleh Prabowo itu merupakan pernyataan yang tidak pantas dilayangkan oleh seorang calon pemimpin.

"Bahwa beliau ini sering menyampaikan kata-kata yang bagi masyarakat pemilih khususnya masyarakat Jawa, etik ndasmu, pertumbuhan ekonomi ndasmu itu merupakan pernyataan yang tidak pantas dikeluarkan oleh seorang pemimpin," ucap dia.

Baca juga: Gibran Rakabuming Ikut Debat Cawapres Perdana, Jokowi dan Kaesang Pangarep Pilih Absen

Tak hanya itu, pernyataan Prabowo Subianto saat Rakornas Gerindra beberapa hari lalu tersebut kata Hasto, mencerminkan sikap sesungguhnya dari menteri pertahanan RI (menhan) tersebut.

"Jadi pernyataan dari pak Prabowo yang menyatakan etik ndasmu, itu menunjukan karakter yang sebenarnya dari pak Prabowo," kata Hasto.

Politikus asal Yogyakarta tersebut juga menyatakan bahwa sejatinya agenda debat calon presiden yang pada Selasa (12/12/2023) lalu, itu juga menunjukkan sikap dari masing-masing capres.

Termasuk kata dia untuk seorang Prabowo yang dalam debat capres perdana itu diidentikan mengedepankan emosional.

"Terbukti, di dalam debat yang pertama, pak Prabowo menampilkan sisi karakternya yang otentik dengan apa yang dipersepsikan rakyat bahwa beliau ini sangat emosional," beber dia.

Atas hal itu, proses debat dan pernyataan para kontestan pilpres baik capres atau cawapres di masa seperti ini, penting untuk disimak.

Sebab kata Hasto, dalam setiap pernyataan atau sikap saat menyampaikan gagasannya itu menunjukkan karakter yang sesungguhnya dari para calon pemimpin.

"Jadi lihat saja maka debat ini sebenarnya menampilkan suatu karakter yg autentik, di mana setiap calon dan wakil calon presiden itu akan menampilkan jati dirinya dan dia tidak bisa lagi untuk mengandalkan orang per orang di dalam menampilkan kepemimpinannya untuk rakyat," tukas dia.

Sebelumnya, Potongan video calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto yang bilang 'ndasmu etik' ramai menjadi sorotan di media sosial.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved