Berita Karangasem
Ratusan Krama Bugbug Karangasem Ikuti Metatah Gratis, Pakaian hingga Konsumsi Disiapkan Panitia
Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem melaksanakan upacara kinam bulan metatah massal gratis, Kamis (28/12/2023).
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem melaksanakan upacara kinam bulan metatah massal gratis, Kamis (28/12/2023).
Upacara yang digelar pada Wraspati Pon Sasih Kapitu ini dilaksanakan untuk meringankan beban Krama Adat Bugbug yang akan melangsungkan yadnya.
Kelian Desa Adat Bugbug, I Nyoman Purwa Ngurah Arsana, mengatakan, metatah massal gratis pertama kali dilakukan di Adat Bugbug.
Baca juga: 17 Desa Adat di Karangasem Bali Bentuk Pararem Terkait Pemberantasan Narkoba
Kegiatan diikuti ratusan masyarakat dengan melibatkan seluruh prajuru adat dan keluarga peserta.
Krama sangat antusias, mengingat beban warga berkurang dengan adanya program ini.
"Ini dilakukan dalam upaya untuk membantu krama adat melangsungkan yadnya. Kegiatan metatah bersifat massal dan baru pertama kali dilaksanakan di Desa Adat Bugbug,"kata Jro Purwa.
Ditambahkan, selain fasilitasi sarana upacara, panitia juga memberi pakaian untuk metatah, konsumsi, dan foto saat proses metatah.
Baca juga: Target Retribusi Rekreasi dan Olahraga di Karangasem Baru Terealisasi Sekitar 73 Persen
"Masyarakat antusias dengan kegiatan ini. Peserta yang ikut ratusan krama dari sekitar Desa Adat Bugbug dan masyarakat yang tinggal di perantauan,"akui Nyoman Ngurah Purwa Arsana
"Sebelumnya Desa Adat Bugbug juga melaksanakan yadnya yang bersifat massal. Seperti upacara sapuh leger serta bayuh oton. Program ini kita digagas upaya meringankan beban masyarakat melakukan yadnya,"imbuh Jro Purwa
Ketua panitia pelaksana metatah massal, Jero Mangku Wayan Budiana, mengungkapan, ada134 peserta yang terlibat prosesi metatah massal.
Baca juga: Target Retribusi Rekreasi dan Olahraga di Karangasem Baru Terealisasi Sekitar 73 Persen
Rinciannya, sebanyak 68 peserta laki-laki, dan sisanya perempuan. Panitia melibatkan 12 sangging. Biaya di tanggung Desa Adat. Ada juga peserta yang mepunia.
"Semua eed metatah dilaksanakan berdasarkan catur dresta Desa Adat Bugbug, yakni Pajegan Lanang Wadon, punjung kaluran, palikutus, sate rambeak. Upacara metatah di awali upacara enam bulan (otonan) juga dilaksanakan secara massal,"jelas Jro Mangku. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.