Tips Kesehatan
Menurunkan Gula Darah dengan Teh Daun Jambu Biji, Berikut Cara Mengolahnya
Menurunkan Gula Darah dengan Teh Daun Jambu Biji, Berikut Cara Mengolahnya
TRIBUN-BALI.COM - Kadar gula darah tinggi atau hiper glikemia terjadi ketika kadar glukosa (gula) dalam darah melebihi batas normal.
Tahukah kamu, daun jambu biji rupanya juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan gula darah ?
Daun jambu biji bisa diolah menjadi teh untuk mendapatkan berbagai manfaat penting untuk kesehatan.
Satu di antara khasiatnya adalah mengelola diabetes.
Kondisi ini umumnya terkait dengan diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2.
Beberapa faktor lain juga dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi, seperti stres, kurangnya aktivitas fisik, dan pola makan yang tidak sehat.
Gejala kadar gula darah tinggi bisa meliputi:
1. Sering merasa haus dan sering buang air kecil
2. Mudah lelah
3. Penurunan berat badan yang tidak dijelaskan
Baca juga: KHASIAT TIMUN Bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui: Turunkan Berat Badan Hingga Gula Darah
4. Penglihatan kabur
5. Luka yang sulit sembuh
6. Infeksi sering terjadi
7. Ketidaknyamanan atau gatal pada kulit
Salah satu mengelola kadar gula darah tinggi adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat.
Lantas apa saja makanan yang perlu dihindari saat kadar gula darah tinggi?
Dilansir dari Healthline, berikut beberapa makanan pantangan saat kadar gula darah tinggi yang perlu diketahui:
1. Makanan dengan tambahan gula
Makanan pantangan saat kadar gula darah tinggi yang pertama adalah makanan manis atau yang diberi gula tambahan.
Membatasi gula tambahan dapat membantu menjaga kadar glukosa dalam batas normal.
Contoh makanan manis yang perlu hindari yaitu aneka kue, pie, roti bagel, popcorndan manisan buah.
American Heart Association (AHA) bahkan merekomendasikan untuk membatasi konsumsi gula tambahan sebanyak 25 gram atau 6 sendok teh per hari untuk wanita.
Baca juga: Meski Rendah Indeks Glikemik, Ini Batas Asupan Ubi Cilembu yang Aman Bagi Penderita Diabetes
Sementara pria dapat membatasi penggunaan gula 9 sendok teh atau 36 gram per hari.
Baca juga: Wajib Dicoba! Olahraga yang Efektif Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria
2. Makanan mengandung lemak jenuh
Makanan mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit jantung.
Menurut American Diabetes Association (ADA), sobat sehat sebaiknya membatasi konsumsi makanan mengandung lemak jenuh maksimal 10 persen dari kebutuhan kalori harian.
Contoh makanan mengandung lemak jenuh yang perlu dibatasi orang dengan gula darah tinggi yaitu produk susu tinggi lemak, kulit unggas, dan makanan yang digoreng dengan minyak kelapa.
Baca juga: Jangan Anggap Sepele Gangguan Fungsi Saraf, Bisa jadi Tanda Tumor Otak, Segera Lakukan Pemeriksaan
3. Makanan olahan
Makanan pantangan saat kadar gula darah tinggi berikutnya adalah makanan olahan.
Makanan olahan biasanya mengandung fruktosa yang bisa menyebabkan risiko penyakit diabetes.
4. Makanan mengandung karbohidrat
Konsumsi makanan tinggi karbohidrat bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah.
Hal itu karena karbohidrat mudah dicerna sehingga merangsang produksi hormon insulin.
Makanan mengandung karbohidrat yang memicu kenaikan gula darah antara lain nasi putih dan roti.
Meski demikian, orang dengan kadar gula darah tinggi dapat mengonsumsi sumber karbohidrat yang sehat, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, quinoa, oat, dan buah-buahan.
Selain menghindari makanan di atas, orang dengan gula darah tinggi sebaiknya membatasi konsumsi minuman beralkohol.
Minuman beralkohol bisa mengurangi kemampuan tubuh dalam melepas glukosa.
Alkohol juga dapat mengganggu pengobatan atau perawatan penyakit diabetes.
Jika setelah menghindari konsumsi makanan pantangan saat kadar gula darah tinggi kondisi sobat sehat belum stabil, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat perawatan yang sesuai.
Penting untuk berbicara dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dan merinci rencana manajemen gula darah yang cocok untuk kebutuhan individu sobat sehat.
Kondisi kadar gula darah tinggi harus ditangani secara serius untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti kerusakan organ dan penyakit jantung.
Dilansir Kompas.com dari Healthline, cara mengolah daun jambu menjadi teh terbilang cukup muda.
Berikut ini langkah-langkahnya :
- Cuci 5-10 daun jambu segar dengan air mengalir hingga kotorannya hilang.
- Rebus 475 ml air, lalu masukkan daun yang sudah dicuci tadi.
- Kurangi besaran api, lalu didihkan perlahan dengan api kecil selama 10-12 menit.
- Angkat rebusan dari kompor, lalu saring ke dalam gelas. Buang daunnya dan teh daun jambu pun siap dikonsumsi.
- Kamu bisa meminumnya dalam kondisi dingin atau panas.
Rasanya sendiri sedikit mirip dengan teh hijau yang pahit.
Teh daun jambu bisa juga dicampurkan dengan madu, peppermint, buah-buahan kering, dan bahan lainnya untuk membantu rasa pahit alaminya.
Baca juga: Jangan Digaruk, 6 Tips Cara Mudah Merawat Kulit Eksim saat Cuaca Panas
Selain direbus sebagai teh, di Indonesia tepatnya di Kuningan-Jawa Barat, daun jambu juga dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan.
Tepatnya tape ketan yang difermentasikan.
Tape ketan yang dibungkus dengan daun jambu biasanya berwarna kuning kehijauan dan punya aroma yang sangat harum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Daun-jambu-biji.jpg)