Berita Bali
Kemarin 40.040 Orang Keluar Bali Melalui Bandara Ngurah Rai, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik
Kemarin 40.040 Orang Keluar Bali Melalui Bandara Ngurah Rai, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Libur Tahun Baru 2024 sudah berakhir kemarin dan peningkatan jumlah penumpang meninggalkan Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah terjadi.
Dimana berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Udara Natal 2023 dan Tahun Baru 2034 Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali kemarin telah melayani sebanyak 67.594 penumpang.
Data tersebut dengan rincian didominasi terbanyak di keberangkatan mencapai 40.040 penumpang, terdiri dari 20.786 keberangkatan domestik dan 19.254 keberangkatan internasional.
Sedangkan kedatangan hanya sebanyak 27.554 penumpang dengan rincian kedatangan domestik 11.927 penumpang dan kedatangan internasional 15.627 penumpang.
Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memprediksikan hari ini merupakan puncak arus balik wisatawan.
"Untuk arus balik kami melihat bahwa akan terjadi pada hari ini tanggal 2 Januari 2024 puncaknya, dengan prediksi total pergerakan hari ini mencapai 69 ribu penumpang," ujar General Manager Bandara Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Selasa 2 Januari 2024.
Handy menambahkan prediksi pergerakan penumpang hari ini sebanyak 69 ribu itu terdiri dari domestik sebanyak 33 ribu dan internasional 36 ribu penumpang.
Dan tentunya masih didominasi di terminal keberangkatan (meninggalkan Bali) baik di terminal domestik maupun internasional.
Namun sesuai pengalaman yang ada sebelumnya peningkatan pergerakan keberangkatan penumpang berjalan sampai diakhir pekan.
Baca juga: Harga Kebutuhan Dapur di Promo Superindo dan Alfamart 2-3 Januari 2024: Tropicana Slim Diskon
"Dari histori biasanya akan terus tinggi penumpang yang keluar dari Bali ini sampai di satu minggu pertama diawal tahun. Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Otoritas Bandara, Kepolisian, maskapai dan TNI AU mengantisipasi peningkatan arus balik," imbuh Handy.
Angka prediksi 69 ribu penumpang pada hari ini, nanti pada realisasinya (esok hari data masuk semua) biasanya akan lebih tinggi.
"Realisasinya biasanya akan lebih tinggi dari prediksi misalnya prediksi 69 ribu realisasinya akan lebih tinggi bisa saja mungkin 71 ribu atau 72 ribu," ucap Handy.
Dan akumulasi pergerakan penumpang periode tanggal 19 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 mencapai 940.548 penumpang.
Angka ini meningkat sebesar 19,03 persen dibanding periode yang sama dengan jumlah di tahun sebelumnya yakni sebanyak 790.197 penumpang.
Dan rute paling banyak selama posko beroperasi, untuk domestik terbanyak berasal dari Jakarta dimana sebagian besar dari jumlah penerbangan domestik ke Bali adalah dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta.
Disusul urutan kedua dari Surabaya dan ketiga Makassar. "Tiga asal kota ini berkontribusi cukup besar untuk penerbangan domestik selama masa liburan Nataru," ungkap Handy.
Sementara untuk rute internasional banyak dari Singapura, Kuala Lumpur dan Sydney itu adalah tiga destinasi penerbangan internasional yang cukup banyak dilayani setiap hari di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.