Berita Denpasar

Penemuan Jenazah Lansia di Jalan Waturenggong Denpasar, Tetangga Curiga Ada Bau Busuk

Penemuan Jenazah Lansia di Jalan Waturenggong Denpasar, Tetangga Curiga Ada Bau Busuk

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Ida Bagus Putu Mahendra
Suasana penemuan jenazah lansia di sebuah ruko, Jalan Waturenggong Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga di seputar Jalan Waturenggong, Denpasar digegerkan dengan penemuan jenazah pada Rabu 3 Januari 2024 siang.

Pantauan Tribun Bali, puluhan warga telah mengerumuni sebuah ruko yang menjadi tempat penemuan jenazah.

Sementara itu, di seputar TKP telah hadir petugas BPBD Kota Denpasar dan aparat kepolisian guna mengatur arus lalu lintas.

Tetangga korban, Kadek Juna (40) menuturkan mulanya dia dan kerabatnya mencium bau busuk yang diduga berasal dari ruko tempat tinggal korban sekitar pukul 10.30 Wita.

Lantaran curiga, dia dan kerabatnya menyambangi ruko tersebut. Namun, pihaknya tak dapat membuka ruko lantaran terkunci.

“Ada tetangga yang meninggal. Nggak tahu sudah berapa hari. Pas didobrak sudah meninggal. Didobrak karena bau,” ungkapnya kepada Tribun Bali.

Pasalnya, ruko yang menjual pakaian berbahan dasar kain batik ini hanya dihuni oleh sepasang lansia.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali dari warga sekitar, kerabat dari lansia tersebut hampir sebagian besar berada di Jawa.

Saat ditemukan, kondisi sang kakek dikatakan telah terkulai lemas namun dalam kondisi masih hidup. Sementara sang nenek dikatakan telah kaku.

Baca juga: Setelah Diaben, Sutarini Akan Dilinggihkan di Kampung Halaman

Baca juga: Monyet Liar Teror Warga Di Tuakilang Tabanan, Tak Tertangkap dari 3 Bulan Lalu


Mereka, ditemukan dalam posisi yang bersebelahan.

Menindaklanjuti hal ini, Kadek Juna kemudian melaporkannya kepada Lurah setempat.

“Kakeknya sudah lemas. Tapi masih hidup. Kakek dan nenek bersebelahan. Nenek sudah kaku, sudah bau,” tuturnya.

Belum diketahui identitas lansia yang meninggal dunia tersebut. Namun, Kadek Juna memastikan mereka berasal dari daerah luar Bali.

Di akhir, Kadek Juna menuturkan, ruko tersebut telah beberapa hari tak beroperasi. Bahkan, sejak Sabtu 30 Desember 2023 lalu.

“Mungkin lebih dari dua hari (sudah tidak buka). Dari hari Sabtu (30 Desember 2023) juga sudah tidak buka,” pungkasnya.

Sementara itu, sekitar pukul 12.26 Wita, Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di TKP dan langsung melakukan identifikasi.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved