Berita Buleleng

Kronologi Lengkap Gadis SMP di Buleleng Digilir Empat ABG Hingga Swafoto Viral

Kronologi Lengkap Gadis SMP di Buleleng Digilir Empat ABG Hingga Swafoto Viral

|
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
Dok Tribun Bali
Ilustrasi- Foto tak terkait berita. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Penyidik Polres Buleleng saat ini tengah menunggu jawaban dari Bapas Kelas I Denpasar, terkait penanganan hukum untuk tiga pelaku persetubuhan yang fotonya viral.

Sembari menunggu jawaban dari Bapas, penyidik juga tengah menyelidiki pelaku penyebar foto persetubuhan tersebut. 

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Arung Wiratama mengatakan, tiga pelaku masing-masing berinisial PR (14), WM (14) dan AB (17) saat ini masih dikenakan wajib lapor.

Baca juga: UNTUNG BESAR! 3 Zodiak Ini Paling Hoki Minggu Ini 8-14 Januari 2024, Bakal Sukses

Sementara tersangka dewasa berinisial RM (20) telah ditahan di Rutan Polres Buleleng.

Polres Buleleng telah berkoordinasi dengan Bapas terkait kasus ini.

Sehingga tinggal menunggu jawaban dari Bapas terkait penanganan hukum yang tepat diberikan kepada tiga tersangka yang masih anak dibawah umur. 

Baca juga: HARGA Sabun Sampo Skincare di Indomaret & Superindo 8-9 Januari 2024: Herborist Lulur Rp14 Ribuan

Ditambahkan AKP Arung, pihaknya juga saat ini tengah menyelidiki pelaku penyebar foto kasus persetubuhan itu hingga viral di media sosial.

Meski tujuan penyebaran untuk mendapatkan keadilan, namun AKP Arung menegaskan jika foto itu mengandung pornografi.

Sebab foto yang disebar dalam posisi korban tengah disetubuhi oleh keempat pelaku tanpa diblur. 

"Foto itu memang membantu kami dalam proses pengungkapan tersangka. Namun foto itu terlihat vulgar jadi ada indikasi pornografi"

"Foto itu memang diambil oleh salah satu pelaku, kemudian disebar ke sosial media oleh orang lain yang tujuannya meminta tolong supaya diviralkan agar mendapat keadilan. Ini masih kami selidiki siapa yang menyebarkan," jelas AKP Arung. 

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan kembali memeriksa korban, untuk mendapatkan kronologi lengkap dari kejadian tersebut.

Sebab saat kasus persetubuhan ini viral di sosial media, korban mengalami trauma.

"Korban sudah sempat kami periksa tapi belum terlalu intens. Kami kasih waktu untuk masa tenang dulu. Nanti akan kami mintai keterangan lagi," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, seorang siswi berusia 15 tahun asal Kecamatan Buleleng diduga disetubuhi secara bergiliran oleh empat pria pada awal Desember 2023 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved