Berita Karangasem

Angin Kencang Melanda Karangasem Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Timpa Atap Rumah

Angin Kencang Melanda Karangasem Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Timpa Atap Rumah

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Petugas BPBD Karangasem dibantu warga sekitar mengevakuasi pohon tumbang(1) 

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Angin kencang  yang  melanda  Karangasem, Sabtu (13/1/2024) siang,  mengakibatkan beberapa pohon bertumbangan.

Tak ada korban jiwa maupun luka. Hanya saja, pohon tumbang mengarah ke rumah dan bangunan masyarakat.

Sehingga mengalami kerugian materi puluhan juta.

Satu diantaranya pohon tumbang di Br. Tiyingtali Kelod,  Desa  Tiyingtali, Kec. Abang. Pohon sepanjang 12 meter, serta berdiameter  sekitar 40 centimeter tumbang menimpa atap dapur dan kamar mandi Nyoman Yadnya.

Pohon juga menutup akses jalan setapak warga. Bangunannya mengalami kerusakan parah

Untungnya tak ada korban jiwa. Pemilik hanya mengalami  kerugian materi sekitar 20 juta.

Pohon jenis belegiding sudah dievakuasi petugas BPBD Kab. Karangasem.

Proses evakuasi dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sekitar.

Hanya butuh waktu sekitar 45 menit mengevakuasi pohon tumbang

Baca juga: Warga Jatituhu Terpaksa Irit Air, Mandi 1 Kali Sehari


Di Lingkungan Jasri Kaler, Kelurahan Subagan, Kec. Karangasem  pohon tumbang menimpa atap rumah rumah Komang Tri Agus. Pohon tumbang jenis akasia.

Diameternya skitar 20 centimeter, sedangkan panjang sekitar 10 meter. Pohon sudah ditangani petugas BPBD Karangasem. Tidak ad korban jiwa saat kejadian.

Di lokasi sama, pohon perindang tumbang menutup badan jalan Amlapura ke  Denpasar. Diameter  pohon 30 centimeter, & panjang sekitar 8  meter.

Akses jalan  sempat macet lantaran tertutup. Setelah itu pepohonan dievakuasi BPBD Kab. Karangasem. Saat ini akses jalan sudah kembali normal untuk dilalui.

Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengungkapkan, pohon tumbang terjadi karena angin kencang. Kondisi tanahnya juga labil, sehingga dengan mudah menyebabkan pepohonan tumbang.

"Penyebabnya karena angin cukup kencang. Kerugiannya sekitar puluhan juta,"kata IB Ketut Arimbawa.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved