Vaksin Rabies di Bali
Dinas Pertanian Tabanan Susun Jadwal Vaksinasi Rabies
Menyusul adanya kasus gigitan anjing positi rabies, di Desa Padangan Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Menyusul adanya kasus gigitan anjing positi rabies, di Desa Padangan Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan awal tahun 2024 ini. Pihak Dinas Pertanian Tabanan sudah melakukan vaksinasi emergency, Selasa 9 Januari 2024.
Sebanyak 127 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) disasar vaksinasi emergency tersebut.
Dan pihak Distan sedang menyusun jadwal untuk vaksinasi rabies di luar vaksinasi emergency.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Gde Eka Parta Ariana, Minggu 14 Januari 2024.
Eka Parta mengaku, bahwa saat ini sedang menyusun jadwal untuk vaksinasi di luar vaksinasi emergency.
Yang kemungkinan akan dilakukan kegiatan vaksinasi rabies di wilayah lain akan dimulai pada minggu ketiga di bulan Januari 2024 ini.
Saat ini pihaknya masih memiliki stok vaksin sebanyak 4.200 dosis, stok tersebut tersedia di kabupaten dalam jumlah mencapai 3 ribuan dosis dan stok di tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dengan masing-masing sebanyak 400 dosis.
“Ya untuk yang di luar (emergency) itu masih kita susun jadwalnya,” ucapnya.
Eka Parta menjelaskan, bahwa untuk stok pihaknya juga sudah meminta kepada pihak Provinsi untuk penambahan vaksin rabies.
Baca juga: Buntut Kasus Pertama Positif Rabies di Jembrana, Petugas Gelar Vaksinasi Lanjutan, 231 HPR Tervaksin
Jumlahnya mencapai 62 ribu dosis. Dan itu merupakan jumlah sesuai dengan populasi yang ada di Tabanan.
“Untuk stok kita sudah minta ke Provinsi sekitar 62 ribu,” jelasnya.
Eka Parta melanjutkan, bahwa vaksiansi rabies di Tabanan sudah tercapai 74,88 persen hingga Desember 2023 lalu.
Prosentase itu, atau sama dengan 46.926 ekor HPR (Hewan Penular Rabies) yang tervaksin. Mulai dari anjing, kucing, dan satu ekor monyet.
Cakupan tertinggi vaksinasi berada di Kecamatan Marga dengan capaian 95,30 persen dengan jumlah sasaran 4.720 ekor HPR.
Kemudian disusul dengan Kecamatan Selemadeg Timur yakni 89,27 persen atau sebanyak 3.927 ekor dari total populasi anjing 4.326 ekor.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.