Penemuan Mayat di Buleleng

Identitas Mayat Terungkap dari 10 Sidik Jari, Penemuan Jenazah di Tengah Perairan Prapat Agung

Identitas mayat yang ditemukan mengapung di perairan Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak terungkap.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Polisi mengevakuasi mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan mengambang di perairan Prapat Agung, Desa Sumberklampok pada Kamis 18 Januari 2024 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Identitas mayat yang ditemukan mengapung di perairan Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak terungkap.

Wanita itu bernama Komsiatun, warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, identitas mayat itu berhasil terlacak setelah Tim Inafis melakukan pemeriksaan 10 sidik jari memakai alat khusus.

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas di Tengah Laut Buleleng, Kalungi Beberapa Kunci

Pemeriksaan sidik jari itu terintegrasi dengan basis data kependudukan korban.

"Dicocokkan dengan sidik jari dari identitas yang tertera di e-KTP sehingga diketahui identitasnya adalah Komsiatun warga asal Tuban, Jawa Timur," katanya, Jumat (18/1/2024).

Hingga saat ini, jenazah Komsiatun masih dititipkan di Instalasi Forensik RSUD Buleleng. Polisi menunggu kedatangan keluarga korban untuk meminta persetujuan dilakukan autopsi.

Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Nyepi Jalani Sidang Perdana di Buleleng

Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya wanita kelahiran Tuban 8 April 1979 tersebut.

Diatmika tidak memungkiri dari hasil visum luar yang dilakukan, ditemukan ada luka lebam di bagian leher belakang, wajah, telinga dan bibir.

Serta luka lecet pada punggung bagian kanan. Namun ia belum dapat memastikan apakah luka-luka itu merupakan kekerasan fisik yang dialami oleh korban atau karena faktor lain.

Baca juga: BREAKING NEWS! Ciri-ciri Mayat Wanita di Perairan Prapat Agung Buleleng, Pakai Baju Motif Polkadot

"Kami belum bisa pastikan, apakah dia korban pembunuhan atau tewas karena bunuh diri. Masih diselidiki, kami juga akan meminta persetujuan dari keluarganya untuk dilakukan autopsi agar penyebab pasti tewasnya bisa diketahui," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat wanita tanpa identitas ditemukan mengambang di perairan Prapat Agung, tepatnya di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Kamis (18/1/2024) pagi.

Kapolsek Gerokgak Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, wanita yang ditemukan tewas mengambang di tengah laut itu memiliki ciri-ciri rambut pendek dan keriting.

Ia mengenakan baju hitam motif polkadot putih, celana legging warna hitam, mengenakan sarung tangan berwarna ungu serta kaos kaki berwarna merah muda, serta mengenakan cincin pada jari tengah tangan kiri.


Polisi: Korban Kemungkinan Wisatawan

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, karena saat ditemukan yang masih mengenakan pakaian lengkap, polisi menduga wanita itu merupakan seorang wisatawan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved