Pilpres 2024

Apa Itu Green Inflation? Terminologi yang Dinilai Gagal Dijelaskan Oleh Gibran di Debat Capres

Gibran mengenalkan istilah dalam dunia energi terbarukan yakni ‘green inflation’ lantas, apa yang dimaksud dengan green inflation?

Pixabay
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga angin. Apa Itu Green Inflation? Terminologi yang Dinilai Gagal Dijelaskan Oleh Gibran di Debat Capres 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Terminologi baru kembali didatangkan oleh cawapres nomor urut 02, Gibran rakabuming raka dalam debat keempat Pilpres 2024.

Gibran mengenalkan terminologi yang gagal dijelaskan dengan gamblang sehingga Mahfud MD selaku kontestan yang harus memberikan pandangan juga merasa pertanyaan tersebut tidak layak dijawab.

Gibran mengenalkan istilah dalam dunia energi terbarukan yakni ‘green inflation’ lantas, apa yang dimaksud dengan green inflation?

Dilansir dari Euronews, green inflation adalah kenaikan harga barang akibat kebijakan lingkungan yang dibuat demi mengusung transisi ke energi hijau.

Baca juga: Kawal Ganjar dari Segi Hukum di Pilpres 2024, Ratusan Advokat di Bali Deklarasikan GLDC Korwil Bali

Saat melakukan transisi dari energi fosil ke energi terbarukan, maka akan ada peningkatan permintaan pasar sehingga harga akan naik menyesuaikan dengan supply barang yang tersedia.

Secara umum dalam dunia pasar, inflasi hijau (green inflation) yaitu kontribusi kebijakan lingkungan terhadap biaya penyediaan barang dan jasa yang diteruskan melalui rantai pasokan ke harga konsumen.

Saat pemerintah terus menggaungkan perubahan transisi energi ke energi terbarukan, akan ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga.

Beberapa komoditi export seperti timah, nikel, bauksit hingga tembaga akan mengalami kenaikan yang signifikan karena permintaan tinggi.

Baca juga: Persiapan Jelang Debat Keempat Pilpres 2024, Cak Imin dapat Mentor, Gibran Siap, Mahfud MD Selow

Harga logam seperti timah, aluminum, tembaga, nikel-kobalt telah meningkat hingga 91 persen tahun ini.

Sedangkan, logam-logam ini digunakan dalam teknologi yang merupakan bagian dari transisi energi menuju energi terbarukan.

Hal ini tentu akan meningkatkan biaya produksi sehingga untuk memberikan kompensasi, maka harga jadi dan proses transportasi akan dinaikan.

Kegiatan ini tentu akan mempengaruhi inflasi global yang ditarget mencapai 2 persen per tahun yang merupakan nilai wajar.

Dari kiri ke kanan: Ketiga capres yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD dalam dalam debat cawapres 2024, Jumat 22 Desember 2023.
Dari kiri ke kanan: Ketiga capres yaitu Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD dalam dalam debat cawapres 2024, Jumat 22 Desember 2023. (Kolase Tribunnews)

Baca juga: 7 Hasil Survei Elektabilitas Usai Debat Capres Ketiga, Mayoritas Dipimpin Paslon Prabowo-Gibran

Mahfud MD Menolak Menjawab Pertanyaan Gibran Soal Green Inflation

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD menyatakan dengan tegas menolak menjawab pertanyaan lanjutan yang disampaikan Gibran Rakabuming Raka.

Momen itu terjadi dalam debat cawapres, Minggu (21/1/2024) berkaitan dengan pertanyaan Gibran soal green inflation (inflasi hijau).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved