Berita Gianyar

Pohon Beringin Tumbang, Rusak Bangunan dan Motor di Tegalalang

Bencana pohon tumbang terjadi di perbatasan Banjar Pujung Kelod dan Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar, Bali, Minggu 21 Januari 2024.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bencana pohon tumbang terjadi di perbatasan Banjar Pujung Kelod dan Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar, Bali, Minggu 21 Januari 2024. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bencana pohon tumbang terjadi di perbatasan Banjar Pujung Kelod dan Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar, Bali, Minggu 21 Januari 2024.

Pohon tersebut menimpa sejumlah bangunan dan sepeda motor.

Beruntung tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian ditafsir mencapai Rp50 juta. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Gianyar


Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Senin 22 Januari 2024, pohon tumbang tersebut menimpa dua bangunan rumah, dua  unit sepeda motor dan sebuah tiang listrik PLN.


Kapolsek Tegalalang, AKP Anak Agung Gede Alit Sudarma membenarkan hal tersebut.

Kata dia, lokasi kejadiannya di jalan raya perbatasan Banjar Pujung Kelod dengan Banjar Pujung Kaja.

"Pohon yang tumbang ini berupa beringin dengan diameter sekitar dua meter, panjang 15 meter," ujar AKP Agung Alit.

Baca juga: Didesak Dewan Mundur Disebut Hanya Omon-omon, Pj Bupati Gianyar Beri Pernyataan Tegas


Adapun para korban pemilik benda yang terkena tumbangan pohon, mulai dari Dewa Ayu Tuti Winari asal Banjar Seronggo Kaja, Desa Seronggo, Gianyar.

Di mana sebuah bangunan semi permanen yang disewanya pada warga setempat mengalami kerusakan di bagian atap.

Bangunan tersebut digunakan sebagai arshop kaca.

Baca juga: Pedagang Pasar Rakyat Gianyar Keluhkan Sepi Pasca Jalan Ditutup, Kadishub: Tergantung Pengelola


Lalu ada Ni Made Ngeper warga Pujung Kaja. Akibat pohon tumbang itu, lantai dua rumahnya mengalami kerusakan di bagian atap, serta merusak sebuah pelinggihnya. 


Adapun kendaraan yang ditimpa, mulai dari motor Yamaha Fazio DK 5133 KBF milik Dewa Ayu Tuti Winari, motor mengalami kerusakan parah.

Lalu sebuah Honda Scoopy DK 5449 KAQ, milik I Made Dwi Dharma Santosa, mengalami kerusakan ringan.

Baca juga: Pedagang Pasar Rakyat Gianyar Keluhkan Sepi Pasca Jalan Ditutup, Kadishub: Tergantung Pengelola

"Nihil korban jiwa, kerugian sekitar Rp 50 juta," ujar Kapolsek Tegalalang.


AKP Agung Alit menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Dewa Ayu Tuti Winarta bahwa sekitar pukul 14.00 Wita, ia sedang menjaga art shop bersama anaknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved