Seputar Bali
Pungutan Wisatawan Rp150.000 Akan Berlaku 14 Februari 2024, Dispar Siapkan Konter Khusus Retribusi
Pungutan wisatawan asing sejumlah Rp150 ribu akan mulai diterapkan pada 14 Februari 2024, iharapkan dapat dibayarkan sebelum wisman sampai di Bali
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pungutan wisatawan asing sejumlah Rp 150 ribu akan mulai diterapkan pada 14 Februari 2024 mendatang.
Biaya retribusi wisman ini nantinya diharapkan dapat dibayarkan sebelum wisman menginjakkan kaki di Bali.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan, di Bali sendiri nantinya juga menyiapkan konter-konter untuk menarik retribusi seperti di bandara dan pelabuhan.
Khususnya Pelabuhan Benoa mengingat saat ini telah banyak cruise yang bersandar di Pelabuhan Benoa.
Baca juga: Bupati Tamba Naikkan Gaji dan Usulkan formasi ASN, Apresiasi Kinerja Pegawai Kontrak di Jembrana
“(Di bandara) konternya kami siapkan karena space-nya terbatas, kami siapkan yang besar satu, karena arahan pimpinan tidak ingin kenyamanan wisatawan terganggu,”
“Makanya kami konternya lebih besar, dan petugasnya lebih banyak untuk mengecek semua itu,”
“Dari kami saja 3 personil, dari bank (BPD Bali) persepsi 2-3 orang, sekitar 6 orang berarti,” kata Tjok Pemayun pada, Selasa 23 Januari 2024.
Sementara untuk pintu masuk Bali lainnya seperti Pelabuhan Padang Bai, kata dia akan dikomunikasikan.
Terkait sosialisasi penarikan pungutan ini, menurut Tjok Bagus, telah disampaikan online baik dengan konsulat di Bali maupun kedutaan.
Selain itu juga sosialisasi diberikan pada owner kapal pesiar.
Baca juga: Angin Kencang Jadi Kendala Pemadaman Kebakaran di TPA Sente, Hingga Sore Api Belum Padam
“Kami sudah menyurati kedutaan besar di Indonesia yang di luar negeri ratusan negara, kantor perwakilan asing di Jakarta, konsulat di Bali sudah termasuk Kemenparekraf sudah, Kemenhub, Kemenlu, dan diminta informasikan Kemenkominfo untuk membantu sosialisasikan juga,”
“Kemenparekraf juga Mas Menteri (Sandiaga Uno) sudah menyampaikan 100 persen dibantu melalui kanal sosialisasi beliau bahkan deputinya sudah diundang kemari,” bebernya.
Disinggung terkait transparansi pemanfaatan retribusi tersebut, pihaknya menegaskan, tentunya akan disampaikan kepada masyarakat.
Dikatakannya, pengumpulan dana tahun ini maka akan disampaikan tahun berikutnya dan juga program-program yang berlangsung.
Untuk menunjukkan transparansi, pembayaran juga akan dilakukan secara cashless sehingga dapat terukur.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.