Berita Bali
Ajak 200 Disabilitas di Indonesia Jadi Mandiri, Wiguna Adakan Webinar Pengenalan Produk Digital
Untuk mengajak teman-teman disabilitasnya menjadi mandiri, Wiguna ajak 200 disabilitas dari seluruh Indonesia untuk ikuti Pelatihan Bertajuk Disabilit
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjadi seorang disabilitas yang mandiri tentunya bukanlah hal yang mudah.
Namun hal tersebut dapat dibuktikan oleh I Made Prasetya Wiguna Mahayasa, seorang difabel ganda (disabilitas Tuli dan Netra) sekaligus Direktur Utama dari PT. Mahayasa Teknologi Nusantara (PT. MTN).
Baca juga: Dinsos Denpasar Gelar Pelatihan PENA pada Penyandang Disabilitas, Ada Bansos Rp2,4 Juta
PT. MTN adalah sebuah perusahaan distribusi yang bergerak dalam produk digital sejak 2021 yang berlokasi di Denpasar.
Untuk mengajak teman-teman disabilitasnya menjadi mandiri, Wiguna ajak 200 disabilitas dari seluruh Indonesia untuk ikuti Pelatihan Bertajuk Disabilitas Mandiri Melalui Produk Digital.
Baca juga: Anak Disabilitas Tertimbun Longsor, Orangtua Masuk Kamar lalu Selamatkan Putranya dari Maut
“PT. MTN ini berawal saat masa pandemi. Saat itu saya mempunyai ide atau gagasan untuk membuat aplikasi produk digital yang bisa membuat difabel itu bisa mandiri secara finansial meskipun dari rumah. Maka terciptalah aplikasi Smart Saldo,” tutur Wiguna pada, Kamis 8 Februari 2024.
Dalam pelatihan produk digital tersebut, Wiguna memaparkan materi mengenai pengoperasian aplikasi, bagaimana cara mengoperasikan saldo dan cara mendaftar, strategi pemasaran produk dan peluang mempunyai aplikasi digital dengan merk sendiri. Pelatihan ini diikuti oleh lebih 200 difabel dengan berbagai macam jenis disabilitas di Indonesia.
Baca juga: Kisah Nengah Sinta, Disabilitas di Klungkung yang Menopang Hidup dari Kerajinan Anyaman Bambu
Latar belakang diadakannya program pelatihan ini karena disabilitas masih sulit mencari pekerjaan, faktor mobilitas yang menghambat disabilitas serta terkendalanya modal ketika ingin memulai usaha.
Di akhir program ini, akan dipilih 25 peserta yang akan mendapatkan bantuan modal berupa saldo yang bisa digunakan langsung untuk berjualan di aplikasi Smart Saldo.
“Untuk mendapatkan modal usaha ini tentu ada persyaratannya yaitu dinilai dari keaktifan peserta selama program, pemahaman penggunaan aplikasi, keinginan untuk mengembangkan usaha dan nilai pengisian evaluasi dan post test,” jelas Wiguna.
Zainal salah satu peserta disabilitas low vision dari Bandung mengungkapkan dirinya sangat bersyukur bisa mengikuti program pelatihan ini serta mengapresiasi adanya founder bisnis sesama disabilitas yang sudah sukses dan peduli dengan teman-teman disabilitas yang lain sehingga bisa memberikan peluang usaha.
Sebagai low vison saya tidak ada hambatan sama sekali dalam penggunaan aplikasi Smart Saldo. Saya sudah paham, tapi belum verifikasi dan belum mencoba isi saldo pada aplikasi yang saya miliki.
“Karena ada permodalan yang diberikan setelah selesai kegiatan. Saya berharap bisa mendapatkannya, sehingga bisa membuka usaha penjualan produk digital seperti yang ada di aplikasi Smart Saldo di lingkungan tempat tinggal saya. Selain itu, jika punya modal, ingin bisa membuat aplikasi seperti Smart Saldo dan bisa merekrut banyak agen sehingga bisa mendapat keuntungan lebih banyak melalui developer yang sudah disediakan oleh PT. Mahayasa Teknologi Nusantara,” harap Zainal.
Senada dengan Zainal, peserta lainnya yaitu Tarno, disabilitas daksa menambahkan jika dirinya sangat terinspirasi, Wiguna yang memiliki keterbatasan penglihatan dan pendengaran tapi mampu menjelaskan materi secara rinci. Terlebih lagi ketika mempraktikkan penggunaan aplikasi Smart Saldo. Sebagai orang awas dan orang dengar saya merasa “tertampar” dengan kemampuan yang dimiliki.
“Untuk peserta yang belum lolos dalam permodalan, jangan berkecil hati. Nantinya semua peserta akan mendapatkan sertifikat, ilmu yang bermanfaat dan menambah relasi,” tutup Wiguna. (*)
Bapenda Beri Respon Terkait SE Mendagri, Penundaan Penyesuaian Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah! |
![]() |
---|
Generasi Muda Hindu Ditempa Jadi Pemimpin Berkarakter di HLYC 2025 |
![]() |
---|
Dua Orang Pendaki Gunung Batukaru Bali Kelelahan, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi |
![]() |
---|
IESR dan Pemprov Bali Resmikan Empat PLTS di Tiga Desa, Total Kapasitas 15,37 kWp |
![]() |
---|
BERKAS 22 Tersangka Kasus Penganiayaan Prada Lucky Diserahkan ke Oditurat Militer |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.