Bocah Tenggelam di DAM
Adi Bocah yang Tenggelam di DAM Puskopad II, Sudah Diperingatkan Sang Ibu Agar Tak Keluar Rumah
Adi Bocah yang Tenggelam di DAM Puskopad II, Sudah Diperingatkan Sang Ibu Agar Tak Keluar Rumah
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Adi 13 tahun bocah SMP Al Amin Tabanan, tenggelam di DAM Puskopad II Tukad Demung Perumahan Sanggulan, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Adi masih belum ditemukan hingga siang ini, sejak diketahui menghilang setelah berenang dengan tiga orang temannya.
Adi masih dicari oleh tim sar gabungan BPBD dan Basarnas Denpasar.
Menurut seorang saksi, tetangga korban, Wahyudi bahwa korban diketahui tenggelam setelah tiga orang temannya melaporkan kejadian itu ke rumah korban.
Sontak saja, kejadian itu membuat semua panik dan langsung berupaya melakukan pencarian.
Bahkan, Adi ternyata sempat diminta oleh ibunya supaya tidak keluar rumah.
Namun, Adi tidak menghiraukan dan tetap berenang di DAM Puskopad II itu.

“Sempat tadi ibunya bilang kalau Adi dilarang maen keluar rumah,” katanya Rabu 14 Februari 2024.
Dari pantauan di lapangan, pencarian korban dilakukan di sekitaran areal DAM tempat korban tenggelam.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bocah 13 Tahun Tenggelam di DAM Puskopad II Sanggulan Tabanan
Kemudian, ada penyisiran juga di bebatuan sungai, berjarak lima hingga 10 meter oleh Tim SAR.
Dua orang penyelam, dengan senter air untuk memudahkan pencarian juga sudah digunakan.
Dua orang lainnya berompi oranye juga berada di sungai, dan membantu proses pencarian korban.
Namun, hingga pukul 13.30 Wita korban belum ditemukan.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.