Pemilu 2024

Ganjar-Mahfud Kalah di Bali, Quick Count Prabowo-Gibran Unggul di 'Kandang Banteng' & Respon Koster

Kejutan terjadi pada Pilpres 2024. Jagoan PDIP keok di Bali yang dikenal sebagai “kandang banteng”.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ady Sucipto
Tribunnews
Nomor urut Capres Cawapres, di pilpres 2024. 

Disinggung soal rekapitulasi suara internal, Koster tak dapat berbicara banyak. Sebab, kini perhitungan masih berlangsung di TPS.

Hasil tersebut, diperkirakan akan diperolehnya, Kamis (15/3) siang atau sore. Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU.

“Tunggu dulu hasil resmi KPU. Masih berjalan. Belum (suara internal). Masih berhitung di TPS. Sabar dulu. Besok siang atau sore,” kata Koster.

Menanggapi hasil hitung cepat ini, Ketua DPC PDIP Klungkung Anak Agung Gde Anom mengatakan benar-benar di luar ekspektasi.

"Di luar ekspektasi, benar-benar di luar ekspektasi. Saya tidak bisa ngomong apa,"ujar Anak Agung Gde Anom, Rabu (14/2) sore.

Menurutnya kondisi ini tidak hanya terjadi di Klungkung dan Bali, bahkan hampir di seluruh Indonesia.

Meskipun demikian, baginya menang atau kalah sudah biasa dalam politik. "Sudah biasa, tidak masalah. Itu resiko politik, harus kami diterima," ungkap dia.

Terpisah, Ketua DPD Bali Tim-8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo (RJBBP), Jero Krisna menyambut keunggulan jagoannya. Apalagi bisa unggul di kandang banteng.

Jero Krisna mengatakan pasangan calon nomor urut 02 ini unggul di beberapa Kabupaten yang menjadi ‘Kandang Banteng’ atau PDIP.

“Di Bali kita menang telak, seluruh kabupaten. Termasuk Badung yang basisnya PDIP. Seperti Gianyar, Buleleng, itu kita menang telak, apalagi di kabupaten lain,” kata Jero Krisna, Rabu (14/2).

Jero Krisna menambahkan, kebanyakan TPS di Bali Prabowo-Gibran menang 60 persen. Hal ini adalah hasil dari perjuangan relawan dan partai pendukung Prabowo-Gibran.

“Perjuangan ini belum selesai. Kami akan mengawal kemenangan ini dan program-pragramnya beliau. Kami percaya program-program Prabowo-Gibran bakal segera dilaksanakan sehingga apa yang diharapkan masyarakat segera terwujud," ujarnya.

Sebagai informasi, hasil “quick count” ini bukanlah hasil resmi. KPU akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (15/2) hingga Rabu (20/3).

Penetapan hasil Pemilu dilakukan paling lambat 3 hari setelah memperoleh surat pemberitahuan atau putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Secara nasional, hasil hitung cepat dari sejumlah lembaga survei menempatkan sementara Prabowo-Gibran di urutan pertama, unggul dari Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved