Pemilu 2024
Demokrat Terancam Kehilangan Kursi di DPRD Klungkung
Partai Demokrat Kabupaten Klungkung, terancam kehilangan kursi di DPRD Klungkung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Partai Demokrat Kabupaten Klungkung, terancam kehilangan kursi di DPRD Klungkung.
Berdasarkan hasil hitung sementara, belum ada muncul nama-nama caleg dari Partai Demokrat yang berpeluang besar lolos ke DPRD Klungkung.
Padahal sebelumnya ada dua kader Partai Demokrat, yang dalam dua periode terakhir selalu lolos ke DPRD Klungkung yakni Artison Andarawata dari Dapil Banjarangkan dan I Made Jana dari Dapil Nusa Penida.
Pada pemilu legislatif tahun ini, Made Jana justru maju ke DPRD Provinsi Bali dan kemungkinan besar tidak lolos.
Mengingat ada tiga nama yang sudah berpeluang besar lolos DPRD Provinsi Bali dari Dapil Klungkung yakni I Nyoman Suwirta, Tjokorda Gde Agung (PDIP) dan I Ketut Juliarta (Gerindra).
Sementara di pemilu legislatif kabupaten, nama Artison Andarawata belum muncul di posisi 6 suara teratas hasil rekapitulasi suara di tingkat Kecamatan Banjarangkan.
Ketua DPC Partai Demokrat Klungkung Gde Artison Andarawata mengatakan, dirinya tidak mau mendahului hasil perhitungan suara dari KPU.
Menurutnya perhitungan suara masih berlangsung, terlebih masih ada penundaan penghitungan rekapitulasi di tingkat PPK (panitia pemilihan kecamatan).
"Jangan mendahului takdir, kita lihat dulu hasilnya nanti dari hasil rekapitulasi KPU," ungkap Artison Andarawata, Minggu (18/2/2024).
Baca juga: Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat PPK di Klungkung Ditunda
Namun ia tidak memungkiri, khususnya di Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kecil peluang Partai Demokrat untuk merebut kursi DPRD Klungkung.
"Kalau Nusa Penida saya belum dapat total informasinya. Kita tunggu hasil perhitungan suara resminya," ungkap Artison.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.