Pemilu 2024
Fenomena Anak Bupati hingga Dewan Jadi Wakil Rakyat: Buktikan Pengabdian, Bukan Kekuasaan Semata
Fenomena menarik mewarnai perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Fenomena Anak Bupati hingga Dewan Jadi Wakil Rakyat: Buktikan Pengabdian, Bukan Kekuasaan Semata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Fenomena menarik mewarnai perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Sejumlah anak pejabat di Bali diperkirakan melenggang mulus untuk menjadi wakil rakyat.
Mereka merupakan putra-putri mahkota dari pejabat bupati hingga pimpinan dewan. Rata-rata masih berusia muda, dan berstatus newcomer alias pendatang baru di dunia perpolitikan.
Sejauh ini mampu mengoleksi suara “gendut”, dari puluhan hingga ratusan ribu suara pemilih sesuai tingkatan.
Bahkan mengungguli petahana ataupun politisi senior di daerahnya dalam pertarungan memperebutkan kursi DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi.
Bahkan, ada yang sepaket anak dan ayah, yang berpeluang lolos sebagai anggota dewan pada Pemilu 2024.
Alhasil, nantinya akan ada anak dan ayahnya dalam satu kantor di dewan.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Klungkung. I Wayan Baru yang merupakan Wakil Ketua DPRD Klungkung hampir dipastikan lolos bersama anak keempatnya, I Ketut Dadi (23).
Uniknya pasangan ayah dan anak ini, lolos dari satu partai, satu dapil, bahkan keduanya berasal dari 1 TPS yang sama. Wayan Baru dan Ketut Dadi berasal dari Partai Gerindra Dapil Klungkung 3 (Kecamatan Nusa Penida).
Baca juga: Ini Analisis Pengamat Politik Universitas Udayana Bali Soal Fenomena Anak Pejabat Lolos Pemilu 2024
"Tadi pagi sudah pleno di kecamatan, astungkara putra saya menduduki perolehan suara terbanyak ketiga," ujar Wayan Baru kepada Tribun Bali, Minggu (18/2).
Ketut Dadi memperoleh 2.373 suara, berada di posisi tiga terbesar perolehan suara Partai Gerindra Kecamatan Nusa Penida.
Ketut Dadi berada di bawah perolehan suara sang ayah, I Wayan Baru, di nomor urut pertama dengan 5.977 suara, dan I Wayan Suarta di posisi kedua dengan 4.159 suara.
Sementara incumbent atas nama I Ketut Gunaksa berada di posisi keempat dengan perolehan 1.975 suara.

"Partai Gerindra berpeluang mengamankan 4 kursi dari Kecamatan Nusa Penida," ungkap Wayan Baru.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.