Berita Bali

Hari Raya Galungan, Hujan Ringan Hingga Lebat Tidak merata Mengintai di Sebagian Besar Wilayah Bali

Hari Raya Galungan, Hujan Ringan Hingga Lebat Tidak merata Mengintai di Sebagian Besar Wilayah Bali

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Fenty Lilian Ariani
istimewa
Ilustrasi petir dan hujan - Hari Raya Galungan, Hujan Ringan Hingga Lebat Tidak merata Mengintai di Sebagian Besar Wilayah Bali 

"Biasanya curah hujan tinggi di Bali bagian tengah, daerah perbukitan, seperti Wanagiri, Besakih, untuk Denpasar dan Badung sampai sekarang hujan tidak begitu banyak, pengaruh El Nino," tuturnya.

Kendati begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada berhati-hati terhadap bencana Hidrometeorologi.

"Tetap waspada, apabila ada pergerakan signifikan BMKG pasti memberikan informasi update, kami imbau masyarakat agar berhati-hati dengan bencana hidrometeorologi," bebernya. 


Wirya memaparkan bahwa kategori prakiraan curah hujan di seluruh wilayah Provinsi Bali untuk bulan Februari 2024, dibagi dalam beberapa kategori yakni dengan intensitas curah hujan 151-200 mm, 201-300 mm, 301 - 400 mm, 401-500 mm dan di atas 500 mm.

Adapun kecamatan dengan intensitas curah hujan 151-200 m di wilayah Melaya (Jembrana), 201-300 mm di wilayah Kuta dan Kuta Selatan (Badung), Selemadeg (Tabanan), Denpasar Timur; Banjarangkan, Klungkung, Dawan, Nusa Penida (Klungkung); Kubu, Manggis (Karangasem), Negara, Mendoyo, Pekutatan (Jembrana); Sukawati (Gianyar), sebagian kecil wilayah Sukasada, Kubutambahan, Gerokgak, Seririt (Buleleng).

Daerah dengan intensitas curah hujan 301-400 mm, terjadi di wilayah Petang, Mengwi, Abiansemal (Badung); Denpasar Barat, sebagian besar wilayah Tejakula (Buleleng), Bangli, Susut (Bangli), Banjar, Busungbiu (Buleleng), Sebagian terjadi di Sukawati, Payangan, Tampaksiring (Gianyar);Baturiti, Penebel, Kerambitan, Pupuan (Tabanan), Rendang, Abang, Sidemen, Bebandem, Selat (Karangasem).

Sedangkan wilayah yang memiliki intensitas curah hujan 401-500 mm di wilayah Rendang (Karangasem). Sebagian kecil terjadi di Kintamani (Bangli), Tejakula, Kubutambahan, Busung Biu, Banjar (Buleleng), baturiti, pupuan (Tabanan) dan di atas 500 mm sebagian besar terjadi di wilayah Sukasada (Buleleng) dan sebagian kecil terjadi di  Baturiti (Tabanan).

Pihaknya menyampaikan imbauan kepada masyarakat pada puncak musim hujan, pertama agar selalu waspada dan hati hati terhadap potensi bencana hidro meteorologi yg mungkin dapat terjadi. 

Kedua, agar masyarakat selalu mengupdate informasi dari BMKG, khusus nya peringatan dini, untuk dimanfaatkan dalam pengurangan resiko bencana yang mungkin terjadi.

Ketiga, Agar selalu meng update informasi melalui sumber resmi seperti BMKG, BPBD, SAR dan lain-lain dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yg bersifat hoaks.

Keempat, apabila masih membutuhkan informasi dari BMKG seperti cuaca, iklim, gempa bumi dan Tsunami dapat menghubungi 0361 751122 untuk operasional kami 24 jam 7 hari. (*)
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved