Pemilu 2024

Tingkat Partisipasi Pemilih di Bangli Naik 3 Persen, Tertinggi Dari Kintamani

Tingkat partisipasi pemilih di Bangli pada Pemilu 2024, mengalami peningkatan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Muhammad Fredey Mercury
Suasana proses rekapitulasi di tingkat Kabupaten. Senin (4/3/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tingkat partisipasi pemilih di Bangli pada Pemilu 2024, mengalami peningkatan.

Di mana angka partisipasi pemilih tercatat mencapai 86,30 persen. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Bangli, I Kadek Adiawan saat ditemui Senin (4/3/2024).

Disebutkan jika partisipasi pemilih di pada Pemilu 2024 melebihi target.

"Untuk target sebelumnya hanya 83 persen. Itu sesuai dengan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Sedangkan tahun ini meningkat menjadi 86,30 persen," sebutnya. 


Berdasarkan data dari masing-masing kecamatan, Partisipasi pemilih tertinggi berasal dari Kecamatan Kintamani yakni 86,96 persen.

Disusul Kecamatan Bangli dengan 86,89 persen, Kecamatan Tembuku dengan 86,28 persen, dan Kecamatan Susut dengan 84,28 persen. 

Menurut Adiawan, tingginya persentase partisipasi pemilih tidak terlepas dari pelaksanaan sosialisasi, yang gencar digelar oleh KPU Bangli.

Disamping juga peran dari masing-masing calon yang mengedukasi pemilih di masing-masing wilayahnya.

Baca juga: Gus Bota dan De Gadjah Dulang Suara Tertinggi Caleg DPRD Bali, Anak dan Mantan Bupati juga Melesat


"Selain itu faktor cuaca juga berperan. Di mana pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung pada bulan Februari yang notabene musim hujan. Namun karena saat hari pencoblosan cuaca mendukung, sehingga masyarakat pun berbondong-bondong untuk menggunakan hak suaranya," ujar dia.

Dikatakan pula, pasca dilaksanakan proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, selanjutnya KPU Bangli melaksanakan proses rekapitulasi tingkat Kabupaten.

Proses tersebut berlangsung di Kantor KPU Bangli. 

Adiawan mengatakan, dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan pihaknya tidak menemukan kendala.

Namun diakui dalam pembacaan C hasil, ada ditemukan kesalahan dalam penjumlahan.

"Namun itu sudah diperbaiki di D Hasil kecamatan, dan di sudah dicatatkan di D Kejadian khusus," jelasnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved