Pileg 2024
Petaka Nasdem di Tabanan, 3 Kursi Hilang, Suami-Istri Tumbang, Golkar Hilang 1 Kursi
Petaka Nasdem di Tabanan,3 Kursi Hilang, Suami-Istri Tumbang, Golkar Hilang 1 Kursi
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 menjadi petaka alias mimpi buruk bagi Partai NasDem.
Berdasarkan hasil pleno kecamatan KPU Tabanan, diprediksi NasDem kehilangan tiga kursi di DPRD Tabanan.
Para caleg DPRD Tabanan dari partai besutan Surya Paloh itu bertumbangan.
Nasdem yang sebelumnya memiliki tiga kursi kini hilang tak tersisa.
Dua incumbent Nasdem gagal kembali menuju “Sanggulan”. Kantor DPRD Tabanan.
Sedangkan satu kursi lain Nasdem ditinggal incumbentnya, Ida Ayu Chandrawati.
Dayu Chandrawati maju ke DPR RI. Dia digantikan oleh suaminya yang juga ketua DPD Nasdem, Ida Bagus Widiadnyana.
Namun sang suami ternyata juga gagal mempertahankan kursi milik sang istri.
Sedangkan dua incumbent Nasdem yang gagal kembali melaju ialah I Gde Sudiartha untuk Dapil I Tabanan-Kerambitan, serta I Gusti Ngurah Sanjaya Dapil III Penebel-Baturiti.
Untuk Golkar gagal mempertahankan lima kursi. Mereka kehilangan satu kursi di DPRD Tabanan.
Ini setelah caleg kompetennya di tingkat kabupaten ditarik ke atas.
Baca juga: Beberapa Kali Terjadi Curanmor, Polsek Tabanan Imbau Lewat Spanduk di Jalanan
Adalah Ni Made Meliani. Yang diamanatkan partai pohon beringin maju ke DPRD Provinsi.
Politisi perempuan Golkar yang juga Wakil Ketua DPRD Tabanan itu tidak mampu berbuat banyak. Gagal.
Meliani, saat Pileg 2019 untuk DPRD Tabanan, memiliki suara 4.139 suara.
Kursi Meliani sendiri berada di Dapil I Tabanan-Kerambitan.
Sebelumnya, Golkar memiliki dua kursi di Dapil I itu. Kini hanya tinggal 1 kursi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.