Berita Denpasar
Patung Tonggak Sejarah Pura Dalem Pengembak Sanur Dipelaspas, Kisahkan Perjalanan Pendiri Pura
Patung Tonggak Sejarah Pura Dalem Pengembak Sanur Dipelaspas, Kisahkan Perjalanan Pendiri Pura di Tahun 1820-an yang Mengalami Hal Mistis
Penulis: Putu Supartika | Editor: Fenty Lilian Ariani
Sesampainya di sana, Wayan Netep mendapati banyak orang memohon obat di lokasi tersebut.
Dan sejak saat itu, Wayan Netep menjadi seorang balian.
Kemudian bersama 16 orang lainnya, didirikan sebuah palinggih yang dibuat dari karang laut yang kemudian di palinggih tersebut melinggih, Ida Ratu Ayu Mas Manik Meketel.
Sementara untuk patung tersebut, orang tua menggambarkan sosok Wayan Netep yang di bahunya bertengger burung gagak putih.
Di depannya beridiri seorang dewi yang di bawahnya ada batang pohon kelapa menggambarkan wanita cantik yang ditemuinya.
Dan patung sapi menggambarkan sapi yang dimiliki Wayan Netep.
Sementara itu, Ketua Panita pembangunan patung, Kadek Dharma Apriana atau Unggit Desti menuturkan pembangunan patung dimulai Januari 2024.
“Pembangunannya menggunakan waktu tiga bulan. Dibuat dengan cor semen oleh satu orang arsitek,” katanya.
Prosesi melaspas dipuput Ida Pedanda Gede Putra dari Griya Beluangan, Delod Pasar, Sanur.
Hadir dalam upacara pamelaspasan tersebut, di antaranya Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wakil Ketua DPRD Denpasar, Wayan Mariyana Wandira, Bendesa Adat Intaran, A.A.Alit Kencana serta tokoh masyarakat di Desa Adat Intaran.
Sementara pujawali di pura ini bertepatan dengan Purnama Kedasa yang bersamaan dengan Pura Mertasari yang berada di sebelah timur dari pura ini. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.