Pelantikan Ambara Putra Jadi DPD RI
Dilantik Jadi Anggota DPD RI, Ngurah Ambara Upayakan Peningkatan Tax Ratio, Harap Ada Bagi Hasil
Gede Ngurah Ambara Putra membeberkan gagasannya terkait masa depan Bali di tangannya yang kini menjabat sebagai Anggota DPD RI itu.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dilantik Jadi Anggota DPD RI, Ngurah Ambara Putra Upayakan Peningkatan Tax Ratio untuk Pelestarian Budaya Bali
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gede Ngurah Ambara Putra membeberkan gagasannya terkait masa depan Bali di tangannya yang kini menjabat sebagai Anggota DPD RI itu.
Ngurah Ambara memandang, perlu adanya peningkatan tax ratio di Bali.
Sebab, Bali menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, besarannya dikatakan mencapai 50 persen dari sektor pariwisata.
Sehingga, dia berharap ada semacam dana bagi hasil atau desentralisasi fiskal yang lebih menguntungkan antara Bali dengan pusat.
“Penting juga meningkatkan tax ratio di Bali. Bali sebagai 50 persen penghasil devisa untuk Indonesia dari pariwisata,” ungkapnya saat dihubungi Tribun Bali, Kamis 28 Maret 2024.
Baca juga: BREAKING NEWS : Ngurah Ambara Putra Dilantik Jadi Anggota DPD RI Gantikan Posisi Arya Wedakarna
Selain itu, alasan peningkatan tax ratio bagi Bali lantaran nilai produk domestik bruto yang tinggi.
Nilainya, kata Ambara, mencapai Rp270 triliun.
Bila tax rationya ditingkatkan 1 persen, maka Bali bisa mendapat Rp2,7 triliun yang nantinya digunakan untuk pelestarian budaya.
Baca juga: Ngurah Ambara Putra Gantikan Posisi Arya Wedakarna sebagai Anggota DPD RI Perwakilan Bali
“Kalau dari fiskal, produk domestik bruto Bali sudah tinggi. Kita minta meningkatkan tax ratio di Bali.”
“Karena produk domestik bruto Bali kalau tidak salah sudah di atas 270 triliun. Kalau bisa naik 1 persen, kan 2,7 triliun untuk pelestarian budaya,” jelasnya.
Baca juga: Gugat Putusan BK DPD RI di PTUN Jakarta, Arya Wedakarna Segera Jalani Sidang
Belum lagi bila skenarionya bisa meningkat 2 persen, maka Bali akan mendapat dana lebih dari 5 triliun.
Bila di Bali terdapat 5.000 banjar, kata dia, maka setiap banjar akan mendapat Rp 1 miliar. Dengan harapan, penguatan dan kemandirian banjar dalam kaitan pelestarian budaya.
“Banjar saja ada 5.000. Hampir 1 banjar 1 miliar (rupiah). Paling tidak lebih mandiri lah.”
Baca juga: Ngurah Ambara Putra Gantikan Posisi Arya Wedakarna sebagai Anggota DPD RI Perwakilan Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.