Berita Buleleng
Cari Bibit Seniman Muda Lewat Lomba Baleganjur
Sebanyak 10 sekaa baleganjur unjuk kebolehan dalam lomba yang digelar serangkaian hari ulang tahun ke-420 Kota Singaraja
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebanyak 10 sekaa baleganjur unjuk kebolehan dalam lomba yang digelar serangkaian hari ulang tahun ke-420 Kota Singaraja, Jumat (29/3).
Lomba yang diikuti dari kalangan pelajar, seniman hingga sanggar ini dilaksanakan untuk mencari bibit seniman muda baleganjur.
Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Nyoman Wisandika mengatakan, 10 sekaa yang mengikuti lomba baleganjur ini didominasi dari kalangan pelajar SMA/SMK di Buleleng.
Baca juga: Ambil Paket Setengah Kilo Sabu di Bandara Ngurah Rai, Riski Terancam 20 Tahun Bui
Serta ada pula dari kalangan seniman dan sanggar seperti Seka Gong Rare Mekar Tejakula dan Padepokan Seni Dwi Mekar.
Dalam lomba tersebut, masing-masing peserta harus memberikan penampilan yang kreatif dan inovatif, dengan durasi 10 hingga 15 menit.
Baca juga: 18 Ekor Penyu Selundupan Digagalkan Polisi di Jembrana, Diangkut Mobil Pikap Warna Putih
Peserta juga tampil dengan membawa tema khas dari daerah Buleleng seperti megoak-goakan, perang jagaraga hingga ngoncang.
Dalam lomba ini, pemerintah menyediakan hadiah dengan total mencapai Rp 75 juta.
Wisandika menyebut ada tiga orang juri yang dilibatkan dalam lomba ini. Mereka berasal dari kalangan akademisi dan seniman. Peserta yang berhasil meraih juara 1 akan tampil dalam acara penutupan Malam Kebersamaan yang digelar di GOR Bhuana Patra Singaraja.
Mereka akan mebarung dengan sekaa baleganjur yang mewakili Buleleng pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2024.
Ditambahkan Wisandika, lomba ini digelar untuk mencari bibit seniman muda baleganjur.
Selain itu juga untuk memberikan ruang para generasi muda berkreasi dan berinovasi, sehingga waktunya digunakan untuk kegiatan yang positif.
"Seni baleganjur jarang ditampilkan. Sehingga pada HUT Kota kali ini kami adakan lomba baleganjur. Tahun depan seni-seni yang lain juga akan kami lombakan. Mungkin parade joged," tandasnya. (rtu)
| SDN 4 dan SDN 5 Kubutambahan Buleleng Bali Disegel, Pinjam Tempat Untuk Belajar Tatap Muka |
|
|---|
| 2 Wanita dan 1 Pria Ulah Pati di Sukasada Buleleng, Suami Menunggu 2 Hari di Rumah |
|
|---|
| SUDARMA Tak Berani Masuk Sekolah, Proses Belajar Siswa SDN 4 dan SDN 5 Kembali Tatap Muka! |
|
|---|
| Made Sudarma Tak Berani Masuk Sekolah Karena Masih Disegel |
|
|---|
| Minat Warga Buleleng Bali Kerja di Jepang Tinggi, Disnaker Buka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/HUT-Kota-Singaraja.jpg)