Berita Buleleng
2 Wanita dan 1 Pria Ulah Pati di Sukasada Buleleng, Suami Menunggu 2 Hari di Rumah
2 Wanita dan 1 Pria Ulah Pati di Sukasada Buleleng, Suami Menunggu 2 Hari di Rumah
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Warga Kecamatan Sukasada, Buleleng dihebohkan dengan penemuan jenazah diduga kuat akibat ulah pati atau mengakhiri hidup.
Kasus ulah pati di Kabupaten Buleleng itu terungkap hanya beda beberapa hari.
Teranyar kasus ulah pati terungkap di wilayah Banjar Dinas Kubu, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada pada Rabu (21/1/2026) pagi.
Diketahui mayat perempuan yang merupakan istri orang itu ditemukan didasar jurang sedalam 40 meter.
Baca juga: Ditinggal Suyasa Gabung PSI, Ini Pendapat Para Kader Golkar Badung
Berdasarkan hasil identifikasi, mayat tersebut berinisial Komang R asal Banjar Dinas/Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.
Menurut informasi korban ulah pati tersebut sudah tak pulang ke rumahnya selama dua hari.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, penemuan mayat ini berawal dari informasi seorang warga bernama Made Putu Wibawa.
Baca juga: Astuti Teriak Saat Ada Bayangan Berdiri di Kamarnya, Pencuri di Denpasar Kabur Dengar Jeritan
Saat itu saksi baru pulang menjemput anak, dalam perjalanan ia mendapati sepeda motor milik Komang R parkir di jalan setapak dekat jurang.
"Informasi saksi tersebut kemudian disebar ke WhatsApp grup, selain menemukan sepeda motor, juga ditemukan sepasang sandal jepit yang diduga milik korban.
Tak berselang lama, informasi saksi ini sampai suami korban yakni Ketut S," ungkapnya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, warga bersama Klian Banjar Dinas Gitgit, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak keluarga segera melakukan pencarian mayat.
Akhirnya, mayat Komang R berhasil ditemukan di dasar jurang oleh warga bernama Nyoman Arta.
"Diketahui mayat Komang R ditemukan di atas tumpukan ranting bambu dengan posisi tertelungkup menggunakan baju kaos warna putih, jacket warna hijau serta celana panjang warna hitam motif kotak-kotak warna putih," ucap Kasi Humas Polres Buleleng.
Kemudian, warga segera gotong-royong mengevakuasi mayat Komang R, kemudian membawa ke rumah duka keluarga.
Petugas medis pun segera melakukan pemeriksaan terhadap mayat Komang R.
| DEWAN Minta Dinsos Buat Layanan Pengaduan, Tak Ingin Kasus Kekerasan LKSA Terulang |
|
|---|
| Perbaikan Jalan Bisa 10 Tahun, DPRD Buleleng Sentil PUPR: Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak |
|
|---|
| Pedagang di Singaraja Pilih Untung Tipis, Daripada Pelanggan Kabur, Kenaikan Harga Dampak Perang |
|
|---|
| KONI Buleleng Bali Siapkan Sponsorship Untuk Atlet, Akui Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Persoalan Pembebasan Lahan Shortcut Pegayaman Bali, Warga Cari Jalan Komunikasi ke Gubernur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-medis-saat-melakukan-pemeriksaan-di-rumah-duka.jpg)