Berita Buleleng
2 Wanita dan 1 Pria Ulah Pati di Sukasada Buleleng, Suami Menunggu 2 Hari di Rumah
2 Wanita dan 1 Pria Ulah Pati di Sukasada Buleleng, Suami Menunggu 2 Hari di Rumah
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
Hasilnya, tidak ditemukan luka berat ataupun tanda-tanda kekerasan. Hanya luka ringan di beberapa bagian tubuh.
Diduga kuat, Komang R nekat melakukan ulah pati. Mengenai apa motifnya, pihak kepolisian belum memberikan informasi.
Sebab pihak keluarga masih terpukul atas peristiwa ini. "Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah," tandasnya.
Sementara itu, dua mayat ditemukan ulah pati bersama di Banjar Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Aksi ulah pati yang diawali hubungan terlarang tersebut terungkap pada Selasa (20/1/2026) pagi
Dari informasi yang dihimpun, identitas korban ulah pati pria berinisial Putu AS (28) dan wanita berinisial Kadek SBC (24).
Diketahui korban pria asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar telah memiliki istri namun, nekat menjalani hubungan terlarang dengan Kadek SBC.
Kedua korban memang terbilang nekat menjalani hubungan terlarang.
Terkait aksi nekat sepasang korban hubungan terlarang itu dibenarkan Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz.
Dijelaskannya, Polres Buleleng mendapatkan informasi adanya kasus ulah pati tersebut sekira pukul 11.00 WITA.
Setelah mendapatkan informasi ulah pati itu, Anggota Polsek Sukasada langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
"Anggota Polsek Sukasada segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi serta pemeriksaan terhadap tubuh jenazah," ucapnya.
Kasi Humas menginformasi identitas kedua jenazah korban yaitu, Putu AS (28) dan perempuan berinisial Kadek SBC (24)
Diuraikan, kasus ulah pati itu terungkap berawal saat rekan Puti AS, Kadek Wida mendatangi kamar kos korban sekira pukul 10.30 WITA.
Ketika itu saksi melihat motor milik korban Kadek SBC terparkir di sekitar kamar kos.
| DEWAN Minta Dinsos Buat Layanan Pengaduan, Tak Ingin Kasus Kekerasan LKSA Terulang |
|
|---|
| Perbaikan Jalan Bisa 10 Tahun, DPRD Buleleng Sentil PUPR: Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak |
|
|---|
| Pedagang di Singaraja Pilih Untung Tipis, Daripada Pelanggan Kabur, Kenaikan Harga Dampak Perang |
|
|---|
| KONI Buleleng Bali Siapkan Sponsorship Untuk Atlet, Akui Anggaran Terbatas |
|
|---|
| Persoalan Pembebasan Lahan Shortcut Pegayaman Bali, Warga Cari Jalan Komunikasi ke Gubernur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Petugas-medis-saat-melakukan-pemeriksaan-di-rumah-duka.jpg)