Populer Bali

Viral Bali: Analisis BMKG Soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Bali, NTB, NTT & Sorotan Banjir di Denpasar

Berikut kompilasi berita Viral Bali sepanjang 24 jam terakhir yang menjadi sorotan hangat krama Bali.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Bibit Siklon Tropis 96S Terdeteksi, Picu Terjadinya Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Termasuk Bali 

Kedua, Potensi angin kencang di sekitar Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Ketiga Gelombang Tinggi 1,25 hingga 2,5 meter (moderate sea) di sekitar Samudra Hindia selatan NTB, Samudra Hindia selatan NTT, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan Pulau Sumba, Perairan selatan Kupang - P. Rote, dan Laut Sawu bagian selatan.

Diungkapkan Guswanto, signifikansi kondisi cuaca di wilayah Indonesia ini juga didukung oleh Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) serta fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial masih terpantau dan diprediksi aktif di wilayah Indonesia dalam beberapa hari kedepan.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat juga berperan dalam menyediakan kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan signifikan di wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani mengatakan, secara umum, kombinasi pengaruh fenomena-fenomena cuaca tersebut diprakirakan menimbulkan potensi hujan dengan intensitas Sedang hingga Lebat yang disertai kilat/angin kencang di sebagian wilayah Indonesia hingga 11 April 2024.

Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca di Bali 10 Hari ke Depan, Waspada Hujan Lebat dan Sedang di Wilayah Ini

Denpasar Dikepung Banjir dan Pohon Tumbang

Hujan yang turun selama berjam-jam di Denpasar, Badung, dan sekitarnya menyebabkan pohon tumbang di Renon Denpasar, serta banjir di beberapa lokasi di Denpasar dan Badung, Kamis (4/4).

Warga diminta waspada karena hujan diperkirakan masih terjadi hingga 10 April mendatang.

Pohon tumbang menimpa Penjor Garage, coffee shop di Jalan Raya Puputan Denpasar, Kamis pagi. Pantauan Tribun Bali, pohon perindang yang akarnya berada pada trotoar itu menimpa atap bangunan serta tenda di depan coffee shop.

Tak hanya itu, tiang telepon dan listrik di seputar pohon juga ikut miring lantaran akar pohon yang terangkat.

Atas kejadian tersebut, pemilik coffee shop yang sekaligus pemilik Penjor Travel, Franky (59) mengaku mengalami kerugian senilai Rp 200 juta.

“Tendanya ini dulu saya beli 90an (juta rupiah). Kalau atapnya saya lupa. Meja dan kursi di luar habis. Sama tenda, dan atap, kayaknya 200 (juta) lebih,” ungkapnya kepada Tribun Bali di TKP.

Franky mengetahui kejadian itu dari security yang tengah berjaga di TKP. “Saya lagi tidur. Diinformasikan dari security,” imbuhnya.

Security Penjor Garage dan Penjor Travel, I Ketut Suadiasa (42) menerangkan, pohon tumbang terjadi sekitar pukul 07.30 Wita.

Kala itu, dirinya tengah menyapu di depan gerbang yang lokasinya berdekatan dengan pohon tumbang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved