Berita Jembrana

Ditinggal Halal Bihalal, Dapur dan Rumah Warga Kebakaran, Kerugian Ditaksir mencapai Rp50 Juta

Emperan dapur dan rumah warga Banjar Tengah, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, diamuk si jago merah, Minggu 14 April 2024.

Istimewa
Situasi dan kondisi di TKP kebakaran emperan dapur dan rumah warga Banjar Tengah, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu 14 April 2024. 

Ditinggal Halal Bihalal, Dapur dan Rumah Warga Kebakaran, Kerugian Ditaksir mencapai Rp50 Juta


TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Emperan dapur dan rumah warga Banjar Tengah, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, diamuk si jago merah, Minggu 14 April 2024.

Kebakaran tersebut terjadi saat korban atau pemilik rumah sedang pergi atau halal bihalal ke rumah saudaranya.

Diduga, peristiwa kebakaran ini karena api tungku yang lupa dipadamkan kemudian ditinggal begitu saja oleh pemilik rumah. 

Baca juga: Belasan Ribu Ayam Mati Akibat Kebakaran Kandang di Bangli, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliar

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran yang terjadi di rumah milik Gumun Wahono (60) warga Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. 

Bermula dari korban yang memasak di dapur belakang rumahnya dengan tungku dan kompor gas.

Baca juga: Tempat Usaha Kayu Bodong di Jembrana Bali Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp50 Juta

Setelah selesai memasak, api pada kompor gas dipadamkan namun api pada tungku lupa dipadamkan dengan kondisi berdampingan dengan daun kelapa kering dan tumpukan kayu bakar yang berada di sebelah baratnya.

Sekitar pukul 08.00 WITA, korban lalu pergi untuk bersilahturahmi ke rumah saudaranya sehingga rumahnya dalam keadaan kosong. 

Tiga jam berselang, korban justru mendapat telepon dari tetangganya bahwa rumahnya kebakaran.

Baca juga: UPDATE Kebakaran di Bekas Blok Lapas Kerobokan Bali, Damkar Badung Sampai Turunkan 5 Unit BW

Korban sontak langsung pulang.

Saksi tersebut sempat mendengar suara ledakan dari rumah korban dan meminta tolong ke warga sekitar untuk membantu melakukan pemadaman api dengan alat seadanya.

30 menit kemudian, mobil Damkar Jembrana akhirnya datang untuk membantu proses pemadaman. 

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang pun terbakar. Diantaranya seperti lima buah kosen jendela, satu buah chiller, empat kompor gas, satu unit mesin pencuci galon, tiga buah Magicom, 16 buah galon air, dua kasus, serta peralatan dapur.

"Diduga karena lupa memadamkan api dalam tungkunya sehingga kemudian merembet dan melalap benda mudah terbakar di TKP," kata Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa saat dikonfirmasi, Minggu 14 April 2024. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved