Berita Buleleng
BOCAH Usia 5 Tahun Asal Klungkung Jadi Korban, DBD di Buleleng Capai 515 Kasus
Seorang bocah berinisial QKM (5) meninggal dunia pada Minggu (14/4) kemarin, setelah sempat dilarikan ke RSUD Buleleng.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
"Kalau sudah panas naik turun selama berhari-hari penanganan harus cepat. Segera dilarikan ke fasilitas kesehatan sehingga masa kritis bisa dilewati. Kebanyakan kasus kami temukan pasien dilarikan ke rumah sakit saat kondisinya sudah memburuk," terangnya.
Meski fogging telah dilakukan, namun dr Sucipto berharap masyarakat juga aktif melakukan pemberantasan nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan teknik 3M (Mengubur, menguras dan menutup).
Hal ini dilakukan mengingat fogging hanya dapat membunuh nyamuk dewasa. Bahkan bila takaran obatnya tidak tepat, fogging justru membuat nyamuk aedes aegypti semakin kebal.
"Fogging tidak bagus untuk ekosistem sekitar dan hanya membunuh nyamuk dewasa. Sementara jentiknya masih tetap hidup dan akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa.
Kadang desa juga kerap memilih untuk fogging sendiri. Kalau campurannya tidak tepat, nyamuk justru akan semakin kebal. Jadi fogging itu harus koordinasi dengan petugas kami, sehingga campurannya tepat," tandasnya. (*)
| KRONOLOGI LENGKAP Pernikahan Poligami Komang NP di Buleleng, Ditegaskan Sah Secara Adat Bali |
|
|---|
| Tender Dipercepat, 11 Proyek Jalan dan Jembatan di Buleleng Ditarget Mulai Dikerjakan Juli 2026 |
|
|---|
| Ubah Stigma Aparat Keras, Satpol PP Buleleng Ajak Warga Ikut Tugas Lapangan Lewat Saba Pol PP |
|
|---|
| Gagal Salip Truk di Kalianget Buleleng, Avanza Angkut Dua WNA Alami Kecelakaan |
|
|---|
| Dua Pelamar Lolos Setelah Sanggah, Peserta Seleksi Direksi PD Pasar Buleleng Bertambah Jadi 11 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi_nyamuk_demam-berdarah_db_dbd_dengue_dwis_18032024.jpg)