Puri Satria Kawan Klungkung Berduka
Haru Biru Pernikahan dan Kematian di Puri Satria Kawan, Gung Oka Meninggal di Hari Pawiwahan Anaknya
Haru Biru Pernikahan dan Kematian di Puri Satria Kawan, Gung Oka Meninggal di Hari Pawiwahan Anaknya
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Hari yang seharusnya bahagia berubah jadi duka.
Anak Agung Gde Oka (50) ditemukan tewas tepat di hari putranya menikah, pada Rabu 17 April 2024.
Jenazah Agung Oka ditemukan di sebuah tegalan 800 meter dari rumahnya pukul 07.30 Wita.
Pagi kemarin, I Komang Suarjana (52) warga Dusun Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan hendak mebanten di tanah kaplingannya.
Saat menengok ke bawah, ia melihat sesosok tubu
Baca juga: AA Gde Oka Meninggal Mendadak di Hari Pernikahan Putranya, Ditemukan Warga saat Mebanten
h dalam keadaan telungkup di tegalan warga.
"Saksi (Komang Suarjana) lalu melaporkan hal itu ke kepala dusun setempat," ungkap Kapolsek Dawan, Akp I Komang Susiawan.
Setelah dicek, identitas jenazah itu adalah Anak Agung Gde Oka dari Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali.
Ia adalah pengusaha kuliner yang cukup sukses, pemilik warung sate kambing terkenal di kawasan Desa Gunaksa, Klungkung.
"Setelah selesai dilakukan olah TKP dan identifikasi korban oleh Tim Inafis Polres Klungkung, selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Klungkung. Hal ini karena anak kandung korban saat ini tengah melangsungkan pernikahan," ungkap Susiawan.
Sang putra, Anak Agung Gde Rai Yoga (25) tetap melangsungkan pernikahannya dalam suasana duka.
Warga begitu kaget dengan kepergian Agung Oka.
Terlebih dini hari kemarin, ia masih terlihat sibuk mempersiapkan acara pernikahan putranya.
"Tadi (kemarin) pagi jam dua dini hari, beliau masih ada terlihat menyiapkan acara mebat. Karena hari ini (kemarin) acara pernikahan anaknya," ujar Anak Agung Anom Aditya, kerabat almarhum.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.