Pilkada 2024
Sang Made Mahendra Tak Berminat, Digadang Ikut Pilgub Bali Bakal Diusung Partai Golkar
Penjabat (PJ) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya digadang-gadang akan mengikuti pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali pada Pilkada Bulan November 2024.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sang Made Mahendra Tak Berminat, Digadang Ikut Pilgub Bali Bakal Diusung Partai Golkar
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penjabat (PJ) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya digadang-gadang akan mengikuti pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali pada Pilkada Bulan November 2024.
Bahkan nama Sang Made Mahendra Jaya sudah masuk sebagai bursa calon gubernur Bali Partai Golkar.
Baca juga: Jaga Netralitas Pemilu, Dewa Made Indra Minta Dukungan ASN Hanya Dilakukan di Bilik TPS
Ditanya mengenai hal tersebut, Sang Mahendra mengaku tidak tahu. Ia juga mengatakan tidak berminat mengikuti kontestasi Pilkada karena merasa bukan orang politik.
"Sampai sekarang tidak berpikir dan hingga saat ini saya tidak punya minat," kata Sang Mahendra saat ditemui usai acara Dharma Santhi di Art Center, Kamis (18/4/2024).
Baca juga: PILGUB Bali 2024: PDIP Buleleng Usulkan Bakal Calon Gubernur Koster-Giri Pasta atau Koster-Cok Ace
Ia mengatakan, tidak tahu namanya dimasukkan dalam survei Partai Golkar untuk penjaringan kepala daerah.
Sang Mahendra juga menyebut tidak berani dan tidak ada berpikir terjun ke politik.
Kendati demikian, ia mengucapkan terima kasih kepada Golkar telah menimbang dirinya menjadi bakal calon kepala daerah, tetapi ia tidak ada kepikiran dan minat berlaga kontestasi pemilihan gubernur.
Baca juga: DPW NasDem Bali Jalin Komunikasi ke Sejumlah Parpol, Persiapan Hadapi Pilgub Bali 2024
"Saya tentu terimakasih. Terus terang bukan orang politik. Saya tidak berpikir untuk itu," imbuhnya.
Walaupun diajukan Golkar Sang Mahendra tidak gamblang menolak, hanya menjawab tidak ada berpikir ikut menjadi calon gubernur.
"Berpikir saja tidak," katanya.
Sebelumnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah menjaring 39 nama untuk menjadi bakal calon kepala daerah (bacakada) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mulai dari bakal calon gubernur hingga bupati dan wali kota.
Penjaringan 39 nama tersebut terungkap dalam pertemuan yang digelar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni XI A Kemanggisan, Jakarta Barat, Sabtu (6/4).
Pada pertemuan itu DPP Partai Golkar mengundang sosok yang akan diusung partai beringin di seluruh Indonesia, termasuk Bali, yang disiapkan untuk bertarung dalam Pilkada 2024 yang digelar secara serentak pada 17 November 2024.
Berdasarkan surat undangan DPP Partai Golkar bernomor Sun-359/GOLKAR/IV/2024 yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus, ada 39 nama yang diundang dari Bali.
Untuk Pilkada Bali, Golkar mengundang tiga nama. Di antaranya Penjabat (Pj) Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, Ketua DPD I Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, serta mantan Bupati Karangasem I Wayan Geredeg.
Ketiganya menjadi bakal calon gubernur Bali.
Terkait siapa nantinya yang akan maju sebagai calon gubernur, Sugawa Korry menyatakan akan ditentukan berdasarkan hasil survei. DPD I Golkar Bali juga akan melakukan penjajakan koalisi dengan partai lain.
Survei akan dilakukan oleh internal partai dengan melibatkan lembaga independen.
“Survei akan dilakukan sebanyak tiga kali, mulai Mei mendatang,” kata Sugawa Korry saat ditemui di Buleleng, Minggu (7/4). (*)
Berita lainnya di Pilgub Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.