Berita Denpasar
Selama World Water Forum Berlangsung di Bali, TPA Suwung Ditutup
World Water Forum yang akan berlangsung pada 18-24 Mei 2024 mendatang. Untuk itu, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung akan ditutup
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM - Bali kembali menjadi tuan rumah acara internasional. Kali ini adalah World Water Forum yang akan berlangsung pada 18-24 Mei 2024 mendatang. Untuk itu, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung akan ditutup sementara.
Penutupan akan dimulai pada tiga hari sebelum event dimulai atau sekitar 16 Mei 2024.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), I Made Teja, Selasa 23 April 2024.
“Ya ditutup dari tanggal 17 uda mulai (atau) 3 hari sebelum itu sudah mulai (ditutup). Tanggal 16, 17 tutup dulu sambil menata, sampai tanggal 25 (Mei),” jelas, Teja.
Baca juga: Selama Libur Lebaran 2024, Beban Pasokan Listrik di Bali Naik 12,59 Persen
Pada intinya, Teja menegaskan, pelaksanaan penutupan TPA Suwung selayaknya pada saat event KTT G20 pada 2022 lalu.
Sebelum ditutup, pengangkutan sampah di kota/kabupaten akan dimaksimalkan.
“Ya sampah di kota untuk sebelum tanggal 18 Mei, kita sampah-sampah itu suruh naik dulu, masukin semua, kayak G20 juga. Nanti di TPS3R digerakkan, sehingga ngidang (bisa) masuk,” imbuhnya.
Sementara itu, disinggung keberlanjutan rencana penutupan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Teja mengaku tak berani menjawab.
Baca juga: Gencar Cegah Bullying, Polsek Blahbatuh Turunkan Tim Binluh ke SDN 1 Buruan
Sebab, hal tersebut merupakan ranah Pemerintah Kota Denpasar.
“Oh, saya nggak berani jawab itu, itu urusan Kota Denpasar. Intinya, sama aja sih. Harus mengikuti aturan itu. Sekarang kan belum maksimal dia baru… Ya itu urusan Denpasar sih kalau teknisnya itu ya,” bebernya.
Seperti diketahui sebelumnya, nasib TPST di Denpasar diujung tanduk atau terancam tertutup.
Pasalnya, ketiga tempat pengolahan sampah tersebut tak beroperasi secara optimal.
Alhasil, permasalahan sampah di Denpasar tak kunjung ada titik akhirnya.
TPST Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai contohnya, ditutup karena tidak maksimal beroperasi.
Baca juga: Hingga April 2024 Tercatat 369 Kasus DBD di Denpasar, 3 Meninggal Dunia Salah Satunya Ibu Melahirkan
Dua TPST lainnya yakni TPST Padangsambian Kaja dan TPST Kertalangu masih beroperasi, namun tak berjalan sesuai target pengelolaan sampah menjadi RDF(Refuse Derived Fuel).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.