Berita Denpasar
840 Personel Polri Dikerahkan saat Hari Buruh di Denpasar, Amankan Aksi AMP hingga FSPM
840 Personel Polri Dikerahkan saat Hari Buruh di Denpasar, Amankan Aksi AMP hingga FSPM
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ratusan personel Polri dikerahkan dalam rangka mengamankan 3 kegiatan yang digelar saat Hari Buruh, 1 Mei 2024 di Denpasar.
Informasi yang dihimpun Tribun Bali, 3 kegiatan tersebut yakni Unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Jl. Raya Puputan, Denpasar.
Kedua, aksi yang digelar oleh Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) di depan Kantor Gubernur Bali, Jl. Basuki Rahmat, Denpasar.
Baca juga: Harga Terbaru BBM di Bali: Pertalite Rp10rb per Liter, Ancaman Kenaikan Akibat Konflik Israel-Iran
Ketiga, kegiatan yang digelar oleh Disnaker di kawasan Lumintang, Denpasar.
Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Ketut Tomiyasa menerangkan, jumlah personel Polri yang dikerahkan guna mengamankan kegiatan tersebut mencapai 840 orang.
Pasalnya, ratusan personel Polri tersebut berasal dari Polresta Denpasar yang di-back up oleh Polda Bali.
Baca juga: Penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja Siap Menikah: Pernikahan Akan Digelar di Bali dan Jakarta
“Kalau saya total keseluruhan, Polresta Denpasar di-back up Polda Bali, sampai 840 personel. Karena di Lumintang juga ada kegiatan,” terangnya saat ditemui Tribun Bali, di sela-sela pengamanan unjuk rasa AMP.
Untuk pengamanan unjuk rasa yang digelar AMP, Polresta Denpasar dan Polda Bali mengerahkan 194 personelnya.
Kompol Tomiyasa menuturkan, pengamanan unjuk rasa dilakukan dengan berfokus pada keamanan peserta unjuk rasa.
Pun para pengguna jalan yang melintas di seputar lokasi unjuk rasa, Jl. Raya Puputan, Denpasar.
“Pengamanan di AMP kita fokuskan 194 personel. Gabungan di-back up Polda Bali maupun Polresta Denpasar.”
“Kita fokuskan pada pengamanan. Pengamanan secara keseluruhan. Baik dari peserta maupun masyarakat sekitar,” terangnya.
Pantauan Tribun Bali, massa aksi AMP dan personel Polri telah berhadapan di Jl. Raya Puputan, Denpasar pada pukul 10.00 Wita.
Sementara itu, ruas jalan di sebelah Timur yang tak jauh dari lokasi unjuk rasa AMP, sejumlah masyarakat dari salah satu organisasi telah berkumpul.
Mengantisipasi bentrokan di antara kedua belah pihak, Kompol Tomiyasa menegaskan pihaknya telah memberi imbauan agar para pihak saling menahan diri.
“Kita sudah antisipasi. Kita juga sudah siapkan pengamanan. Intinya semua kita sampaikan untuk sama-sama menahan diri,” ujarnya.
Pasalnya massa aksi AMP dan pihak kepolisian bersepakat untuk menggelar aksi hingga pukul 12.00 Wita.
Namun dari pantauan Tribun Bali, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 12.20 Wita.
Bahkan, aparat kepolisian harus menyiagakan personel Dalmas Polda Bali dan kendaraan Water Canon.
Kendati demikian, tak terjadi gesekan antaran massa aksi AMP dengan personel kepolisian.
Dilaporkan Warga karena Bising, Pengunjung malah Viralkan Polisi Saat Datangi Kafe di Denpasar |
![]() |
---|
Ringankan Beban Umat, PHDI Denpasar Bali Akan Gelar Upacara Menek Kelih hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
4 Mantan Karyawan Berkomplot Lakukan Aksi Pencurian di Denpasar Bali, Gasak 6 Karton Vitamin Rambut |
![]() |
---|
3 Mobil Patroli Satpol PP Denpasar Bali Tak Laik Jalan Diajukan Untuk Penghapusan, Masih Miliki 7 |
![]() |
---|
Rumah Di Denpasar Bali Disatroni Maling, Berlian Hingga Cincin Hilang, Pelaku Masih Berkeliaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.