Mahasiswa STIP Tewas

Jenazah Putu Satria Dipulangkan ke Bali Minggu Dini Hari, Rencana Akan Dilakukan Upacara Pengabenan

Jenazah Putu Satria Ananta Rustika (19), mahasiswa STIP yang meninggal dunia setelah dianiaya oleh seniornya disemayamkan di Rumah Sakit Polri

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Istimewa
Jenazah Putu Satria yang direncanakan akan dipulangkan ke Bali Minggu Dini Hari 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Jenazah Putu Satria Ananta Rustika (19), mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang meninggal dunia setelah dianiaya oleh seniornya disemayamkan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penjabat Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika yang kebetulan berada di Jakarta, menyempatkan menemui keluarga almarhum untuk menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam, Sabtu (4/5).

"Atas musibah ini, tentunya kami sangat prihatin dan sangat berduka dengan meninggalnya almarhum Satria,”

“Kami juga sangat menyesalkan terjadinya kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal sia-sia. Harapan kami, agar kampus bertanggungjawab atas kejadian ini, dan berupaya agar tidak ada lagi korban-korban lainnya di masa yang akan datang,”

Baca juga: Babak Akhir Kasus Penganiayaan Mahasiswa STIP Asal Bali, Tersangka Terancam Hukuman 15 Tahun

“Cukup sudah korban almarhum Satria menjadi yang terakhir," ujar Pj. Bupati Nyoman Jendrika. 

Pj. Bupati Nyoman Jendrika mengatakan bahwa pihaknya telah bertemu dengan ibu kandung almarhum yang bernama Nengah Rusmini, dimana Ibunda almarhum adalah salah satu pegawai RSUD Kabupaten Klungkung.

Nengah Rusmini menceritakan almarhum adalah sosok mahasiswa yang pintar dan juga seorang mayoret di kampusnya.

"Permintaan kami mewakili keluarga agar pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal diproses sesuai hukum yang berlaku dan tidak ada upaya untuk menutupi kasus ini,”

“Pihak keluarga meminta agar kasus ini dibuka seluas-luasnya dan berikan penegak hukum akses tanpa batas agar kasus ini menjadi terang benderang dan yang bersalah mendapatkan hukuman maksimal sesuai dengan perbuatannya," ungkapnya

Baca juga: Kasus Bully Mahasiswa STIP Asal Bali Hingga Meninggal, Bantah Sakit Jantung Hingga Autopsi Mendalam

Terkait pemulangan jenazah menuju Bali untuk di upacarai, I Nyoman Jendrika mengaku bahwa keberangkatan dari RS Polri Kramat Jati menuju Bandara Soetta sudah diurus semua oleh pihak kampus. 

Malam hari ini Sabtu (4/5) jenazah akan diberangkatkan dari RS Polri menuju Soetta pukul 19.00 WIB. 

Besok pagi akan diberangkatkan dari Soetta pukul 05.00 WIB bersama keluarga.

Setiba di bandara Ngurah Rai Bali, Pemkab Klungkung telah menyiapkan ambulance dari RSUD Klungkung untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka almarhum di desa Gunaksa, Kecamatan Dawan.

Upacara pengabenan terhadap Putu Satria Ananta Rustika rencana akan digelar pekan depan. (mit)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved