Mahasiswa STIP Tewas
Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Memilukan: Tragedi yang Merenggut Nyawa Putu Satria di STIP Jakarta
Sebuah rekaman CCTV mengungkap momen tragis Putu Satria Ananta Rustika di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.
"Penindakan yang dilakukan ini menggunakan kekerasan tangan kosong, tidak menggunakan alat apa-apa, jadi pemukulan menggunakan tangan kosong," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, kepada wartawan, Sabtu malam.
Sekira pukul 07.55 WIB, korban menjadi orang pertama yang mendapatkan pemukulan dari tersangka.
Gidion mengatakan, Kekerasan tersebut berujung fatal ketika Putu pingsan setelah dipukul di bagian ulu hati sebanyak lima kali.
"Di kamar mandi itu ada 5 orang (junior), korban adalah yang mendapatkan pemukulan pertama dan yang empat (rekannya) belum sempat (ditindak senior)," ucapnya.
Karena panik, para senior alias mahasiswa tingkat dua STIP Jakarta itu meminta empat orang mahasiswa tingkat satu keluar dari toilet.
Para senior panik dan membawa Putu ke ruang kelas, tetapi upaya penyelamatan yang dilakukan Tegar Rafi dengan memasukkan tangan ke mulut Putu justru mengakibatkan korban kehilangan oksigen dan meninggal dunia.
Insiden ini menyoroti kekerasan di lingkungan kampus dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan mahasiswa di STIP Jakarta.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan mengungkapkan kebenaran dan memastikan keadilan bagi Putu dan keluarganya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.