Berita Jembrana
4 Rumah Warga Terdampak Proyek Pengaman Pantai Pebuahan Bali, Pemerintah Tidak Siapkan Ganti Rugi
Sudiarta mengakui masih berusaha untuk mendapatkan bantuan di anggaran perubahan ini.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) Jembrana, I Wayan Sudiarta menyebutkan, sedikitnya ada empat rumah yang bakal terdampak pembangunan pengaman Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali.
Rumah tersebut terdampak dan sudah mendapat persetujuan dari warga setempat dan juga sudah mengikuti sosialisasi pengerjaan proyek.
"Empat rumah yang paling kena (terdampak) selama pembangunan," kata Sudiarta usai sosialiasi, Senin 13 Mei 2024.
Menurut Sudiarta, mereka yang terdampak rumahnya diharapkan memaklumi kondisi tersebut.
Baca juga: ABRASI Parah! Pembangunan Tanggul Pantai Pebuahan di Jembrana Senilai Rp 23,5 Miliar
Apalagi yang bersangkutan atau warga yang rumahnya terdampak juga sudah menerima informasi karena menghadiri sosialisasi pelaksanaan proyek.
"Ganti rugi kita tidak menyiapkan. Karena tidak persiapkan dengan ganti rugi," ucapnya.
Jika semisalnya, kata dia, yang bersangkutan sama sekali tidak memiliki rumah bakal dicarikan solusi oleh pemerintah. Baik dengan skema bantuan bedah rumah korban bencana atau lainnya.
"Mereka sudah merelakan rumahnya yang terdampak langsung. Total empat rumah," jelasnya.
Bagaimana dengan pembangunan pengaman pantai tahap selanjutnya?
Sudiarta mengakui masih berusaha untuk mendapatkan bantuan di anggaran perubahan ini.
Ia berharap komunikasi antara pimpinan daerah dalam hal ini Bupati Jembrana bersama pemerintah pusat bisa membuahkan hasil.
"Semoga bisa lancar. Kita masih berusaha. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan dana instruksi presiden (inpres)," harapnya.
Kumpulan Artikel Jembrana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.