KazanForum 2024
Perusahaan Rusia Memasuki Timur Tengah Secara Massal, Indonesia Pimpin Pasar Halal Global
Lebih dari 100 perusahaan Rusia membuka cabang di Uni Emirat Arab (UEA) setiap bulan.
Perusahaan Rusia Memasuki Timur Tengah Secara Massal, Indonesia Pimpin Pasar Halal Global
TRIBUN-BALI.COM, KAZAN - Rusia meningkatkan ekspor di pasar halal yang berkembang pesat.
Lebih dari 100 perusahaan Rusia membuka cabang di Uni Emirat Arab (UEA) setiap bulannya.
Data tersebut diumumkan di Forum Ekonomi Internasional "Rusia - Dunia Islam: KazanForum 2024" yang digelar di Kota Kazan, Republik Tatarstan, Federasi Rusia, Kamis 16 Mei 2024.
Baca juga: Busana Muslim Indonesia Disambut Antusias di Kazan Modest Fashion Show Rusia
"Pasar halal adalah yang paling cepat berkembang di Rusia. Setiap empat orang di dunia adalah seorang Muslim. Itulah sebabnya pasar ini tumbuh dengan kecepatan dua kali lipat. Jika pasar reguler tumbuh sekitar 3 persen per tahun, pasar halal tumbuh sekitar 7 persen. Tidak hanya makanan, tetapi juga gaya hidup, farmasi, pariwisata...," ujar Direktur Jenderal Islamic Chamber Halal Service (ICHS), Ashraf El Tanbouli.
Kepala Pusat Kompetensi Halal (Rusia), Marat Nizamov, mengutip statistik, mengatakan, impor produk halal oleh negara-negara OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) telah mencapai sekitar 200 miliar dolar AS.
Rusia termasuk di antara lima negara pengekspor produk halal OKI non-Muslim, bersama dengan Cina, India, Amerika Serikat, dan Brasil.
Baca juga: Kantor Berita Negara-negara Islam Semakin Dekat Dengan Rusia Kembangkan Kerja Sama
Lima negara pengimpor OKI teratas adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia, dan Malaysia.
Pemimpin pasar Halal global termasuk Indonesia (230 miliar dolar AS) dan Turki (105 miliar dolar AS).
"Volume industri halal terus meningkat setiap tahun dan telah mencapai lebih dari 2 triliun dolar AS. Rusia kini berintegrasi dengan sangat kuat ke dalam proses ini, dalam kerja sama ekspor dengan negara-negara Timur Tengah. Hal ini difasilitasi oleh produsen yang mendapatkan sertifikat halal. Akreditasi memungkinkan untuk menghilangkan hambatan perdagangan dan memasok produk kami, yang sangat diminati," kata Marat Nizamov.
"Saat ini, akreditasi pusat kami memungkinkan kami untuk secara praktis mengekspor [produk Rusia] ke seluruh negara di dunia,” kata Kepala Pusat Standardisasi dan Sertifikasi Halal Internasional (Rusia), Aidar Gazizov.
Baca juga: Stop Monopoli Informasi, Negara-negara Islam Akan Perluas Peluang Informasi dengan Rusia
“Pada tahun 2014, pusat kami menerima akreditasi pertama di UEA. Kami menganggap ini sebagai awal pengiriman produk Halal Rusia ke luar negeri. Di Timur Tengah, kami memiliki proyek Rumah Rusia di UEA - sebuah platform untuk bisnis yang saling menguntungkan antara Rusia dan Uni Emirat Arab. Dan banyak produsen melihat Uni Emirat Arab sebagai penghubung ke negara-negara lain di kawasan ini".
"Perkembangan hubungan Rusia-Emirat sekarang berada di puncaknya. Menurut statistik, kami memiliki lebih dari 100-120 perusahaan yang dibuka di Emirat setiap bulannya. Inilah yang sedang kami lacak. Ini adalah perusahaan-perusahaan dari berbagai sektor, bisnis yang serius. Sangat berbeda dengan 10 tahun yang lalu," kata Direktur Eksekutif Dewan Bisnis Rusia-Emirati dari Kamar Dagang dan Industri Rusia, Alexey Busev.
Baca juga: Pengobatan Baru Akan Muncul di Dunia Islam, Ini Kata Ahli di KazanForum 2024
"Lonjakan ini dimulai empat atau lima tahun yang lalu. Pemicunya adalah Piala Dunia FIFA [2018 di Rusia], yang membuka Rusia untuk orang-orang Arab. Tentu saja, pemahaman umum tentang budaya dan nilai-nilai memainkan peran besar," sang pakar menjelaskan tren tersebut.
Pembangunan, menurutnya, terus berlanjut.
Federasi Rusia
Rusia
Tatarstan
Kazan
KazanForum
Dunia Islam
Cina
India
Amerika Serikat
Brasil
Indonesia
Arab Saudi
Uni Emirat Arab
Turki
Malaysia
Ashraf El Tanbouli
Marat Nizamov
Aidar Gazizov
Alexey Busev
Dubai
| Redouane Ouadidou dari Maroko Jadi Pemenang Turnamen Internasional Koki Muda di KazanForum |
|
|---|
| Desainer Uzbekistan Tertarik Bekerja Sama dengan Industri Fashion Rusia |
|
|---|
| Rusia Melawan Sanksi Negara-negara Barat, Iran Siap Berbagi Pengalamannya |
|
|---|
| Turki Siap Bekerja Sama dengan Rusia di Bidang Wisata Medis |
|
|---|
| BRICS Akan Jadi Penghubung Antara Rusia dan Negara-negara Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kazan-Forum-Produk-Halal.jpg)