Berita Nasional
BURONAN Pembunuh Vina & Eky Dibekuk Polisi, Pegi Ubah Nama Jadi Robi, Jadi Kuli Bangunan di Bandung
Pegi Setiawan alias Perong, tersangka aktor intelektual kasus pembunuhan sepasang kekasih Vina dan Muhamad Rizky alias Eky tahun 2016 telah ditangkap.
"Kami melihat kondisi keluarga Pegi sekeluarga itu yang kami tahu orang kurang mampu. Makanya kami sempat memberikan bantuan program rutilahu sebanyak 2 kali, bantuan PKH dan bantuan lainnya, karena memang kondisinya semacam itu," ucapnya.
Meskipun Pegi tercatat sebagai warga Desa Kepompongan, Wawan menambahkan, bahwa Pegi sendiri jarang dikenal oleh masyarakat setempat karena lebih sering berada di Kota Cirebon.
"Pegi tidak dikenal oleh masyarakat, karena yang bersangkutan tidak pernah hidup di Desa Kepompongan, jadi di luar khususnya di Kota Cirebon, karena rumah Pegi juga berbatasan dengan wilayah kota," jelas dia.
Namun, yang membuat situasi menjadi lebih membingungkan adalah fakta bahwa di Desa Kepompongan terdapat lima nama Pegi.
"Uniknya yang membuat kami bingung, di Desa Kepongpongan sendiri ada 5 nama Pegi. Sedangkan, Pegi yang kemarin ditangkap itu, kehidupan sehari-harinya di wilayah kota, jarang bergaul di desa," katanya.
"Jadi, Pegi yang ditangkap mah kurang dikenal oleh masyarakat, tapi Pegi lainnya dikenal karena sering bergaul," katanya.
Wawan juga menambahkan, bahwa masyarakat desa tidak menyangka dengan kabar penangkapan Pegi. "Sebenarnya Allahuallam ya, kalau ditanya nyangka enggak dengan kabar penangkapan Pegi," ujarnya.(Tribun Network)

Kisahnya Difilmkan, Kasus Pembunuhan Vina Kembali Dibicarakan Publik
PENGACARA kondang, Hotman Paris siap membantu pihak keluarga agar kasus pembunuhan Vina diusut tuntas dan tiga pelaku yang masih buron dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Diakui Hotman, kasus pembunuhan Vina kini menyita perhatian publik hingga polisi kembali melakukan penyidikan setelah difilmkan oleh sutradara Anggy Umbara di bawah naungan Dee Company.
Secara pribadi, Hotman merasa iba melihat keluarga Vina berjuang sendiri mencari keadilan karena masih ada tiga pelaku diduga sebagai otak pembunuhan Vina masih berkeliaran bebas.
"Nah tentu tetap terimakasih karena gara-gara itu (film) lah kasus ini pengais keadilan ini bayangkan coba mereka (keluarga) sendiri tidak tahu kejadiannya," tutur Hotman.
Dheeraj mengatakan bahwa dirinya memang ingin membuat kasus ini kembali naik ke permukaan dan jadi pembicaraan khalayak ramai. "Jadi intinya kalau saya bicara dari produksi film intinya kalau nggak ada film ini kan kasihan keluarga udah delapan tahun kasusnya terkubur," kata Dheeraj.
"Dengan adanya film ini kita ingin masyarakat tahu, Polda Jabar juga semua, dari dorongan netizen. Awal saya ketemu kalian kan tidak bisa tersenyum seperti sekarang jadi intinya itu lah semoga keluarga mendapatkan keadilan," terusnya.
Hotman melanjutkan bahwa sejak awal masyarakat hanya diberitahu bahwa Vina meninggal karena kecelakaan dan kabar soal pembunuhannya masih simpang siur. Hingga akhirnya delapan anggota geng motor berhasil diamankan dan menjalani hukuman seumur hidup, barulah terungkap bahwa kasus tersebut adalah sebuah kasus pembunuhan.
Made Vaniradya Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Nipah, Firasat Buruk Ayah Terjadi |
![]() |
---|
CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, Dinobatkan Jadi Tokoh Media Berpengaruh oleh MAW Talk Award |
![]() |
---|
DEMO 28 Agustus di Depan Gedung DPR Ricuh, di Bali Tuntut Stop PHK, Tolak Tunjangan Berlebih DPR! |
![]() |
---|
MK Putuskan Wamen Dilarang Rangkap Jabatan sebagai Komisaris BUMN |
![]() |
---|
MK Putuskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan, Inilah 32 Wamen yang Merangkap Jabatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.