Berita Gianyar

TANGIS Satya Lihat Kobaran Api Besar, Gudang Kerajinan Terbakar, Kerugian Berkisar Rp1,5 Miliar!

Barang-barang milik warga negara Belanda bernama Martha (63) itu, rencananya akan diekspor ke luar negeri. Atas kejadian ini, pemilik rugi miliaran.

TRIBUN BALI/WAYAN ERI GUNARTA
KEBAKARAN - Petugas berjibaku memadamkan kebakaran gudang kerajinan di Banjar Kanginan, Desa Belega Blahbatuh, Gianyar, Selasa (28/5). Barang-barang di gudang itu milik warga negara Belanda bernama Martha (63) dan rencananya akan diekspor ke luar negeri. 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah gudang kerajinan di Banjar Kanginan, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, terbakar, Selasa (28/5). Api membesar dengan cepat karena gudang itu dipenuhi kertas dan anyaman bambu.

Barang-barang milik warga negara Belanda bernama Martha (63) itu, rencananya akan diekspor ke luar negeri. Atas kejadian ini, pemilik mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 miliar. Sementara penyebab kebakaran belum diketahui.

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Gianyar, I Putu Pradana mendapat laporan dari Perbekel Belega, Ketut Trisna Jaya sekitar pukul 17.23 Wita. Saat berada di lokasi kejadian, api sudah berkobar dan meludeskan sebagian besar barang.

Kata dia, api sangat sulit dipadamkan, lantaran material yang terbakar merupakan benda yang mudah tersulut api. Beruntung, pihaknya masih bisa menghalau api tidak merembet ke bangunan lainnya.

"Luas yang terbakar kurang lebih 40 meter kali delapan meter, yang terbakar ini merupakan gudang kerajinan tangan. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 miliar. Penyebab kebakaran belum diketahui, masih diselidiki oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Baca juga: KOSTER Wanti-wanti Pembangunan Bandara Bali Utara, Tak Ingin Seperti Bandara Kertajati Jabar

Baca juga: BAHAYA Intai Prabowo-Gibran, Ihwal Utang Negara, Jatuh Tempo Rp704 T pada 2025, Rp2.600 T pada 2028!

Baca juga: KAKAK Sutama, Korban Ulah Pati di Jembatan Bangkung Akan Dibantu Dinsos Buleleng, Simak Beritanya!

KEBAKARAN - Petugas berjibaku memadamkan kebakaran gudang kerajinan di Banjar Kanginan, Desa Belega Blahbatuh, Gianyar, Selasa (28/5). Barang-barang di gudang itu milik warga negara Belanda bernama Martha (63) dan rencananya akan diekspor ke luar negeri.
KEBAKARAN - Petugas berjibaku memadamkan kebakaran gudang kerajinan di Banjar Kanginan, Desa Belega Blahbatuh, Gianyar, Selasa (28/5). Barang-barang di gudang itu milik warga negara Belanda bernama Martha (63) dan rencananya akan diekspor ke luar negeri. (TRIBUN BALI/WAYAN ERI GUNARTA)

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, pihaknya juga menurunkan personel dalam memperlancar Damkar Gianyar memadamkan api, serta membantu pemilik gudang menyelamatkan barang yang bisa diselamatkan.

"Kami mengerahkan anggota TRC BPBD Gianyar untuk melakukan perbantuan menyisir puing-puing bekas kebakaran. Pukul 20:14 wita perbantuan menyisir puing-puing bangunan bekas kebakaran sudah dapat diselesaikan," ujarnya.

Unit Reskrim Polsek Blahbatuh juga masih melakukan penyelidikan. Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Berata menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh seorang anak bernama, I Made Satya Wijaya (8). Saat itu ia bermain di halaman rumahnya.

Saat itu, ia melihat adanya kepulan asap di dekat tembok sebelah utara. Ia berlari ke belakang dan menangis di halaman rumah karena melihat ada kobaran api. Saksi lainnya, Ida Rsi I Made Wijaya melihat api sudah membesar dan membakar barang kerajinan yang ada di gudang.

Ia lari keluar menuju jalan raya untuk meminta bantuan kepada warga sekitar. Sekitar pukul 17.00 Wita, warga membunyikan kentongan kemudian beramai-ramai berdatangan untuk memadamkan api dan memindahkan barang agar tidak terbakar.

Pukul 17.30 Wita, lima unit Damkar Gianyar tiba melakukan upaya pemadaman. "Sekitar pukul 19.30 Wita api dapat dipadamkan. Barang-barang yang terbakar yakni, gudang ukuran 40x8 meter, tempat penyimpan barang kerajinan seperti anyaman lontar, kardus, lampion lampu, dan karton," ujarnya.

Kompol Berata mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Terbakarnya nangunan beserta isinya mencapai 80 persen dengan dugaan kerugian sekitar Rp 1,5 miliar. Penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan dan dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh," ujarnya. (weg)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved