Berita Buleleng

GENG GAZA Denpasar Buat Pesan Berantai Masuk Buleleng, Kapolres Pastikan Berantas Kelompok Kriminal!

Pesan berantai di WhatsApp beredar luas menyebut Geng Gaza Denpasar, telah masuk ke wilayah Buleleng.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
GENG GAZA - Beredar foto pria mengenakan jaket bertuliskan Gaza melintas di perempatan Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM - Pesan berantai di WhatsApp beredar luas menyebut Geng Gaza Denpasar, telah masuk ke wilayah Buleleng.

Bahkan dalam pesan tersebut juga disertai sebuah foto pria mengendarai motor, mengenakan jaket hitam bertuliskan Gaza. Pengendara itu disebut melintas di perempatan Desa Kalibukbuk, Buleleng.

Dari pesan berantai tersebut ditulis "Untuk semeton Singaraja malam ini jangan keluar dulu karena gazs (Geng Gaza) sudah ada di Singaraja. Tadi aku ketemu di Pantai Pelabuhan ada yang pake hoodie Gaza.

Mereka bergerombolan salah satu dari mereka ada yang bawa br disembunyikan di hoodie nya karena situasi di pelabuhan masih rame jadi mereka belum ngejalanin aksinya. Aku mohon sekali sama semeton Singaraja supaya ga keluar malam ini agar tidak ada korban," demikian isi pesan itu.

Gaza merujuk pada nama geng pelajar SMP di Denpasar. Geng ini beberapa hari lalu merencanakan tawuran di Lapangan Lumintang bersama dua geng lainnya yakni Menteng Pride dan Balmor. Satu pelajar anggota geng berinisial EPH ditangkap. Ia kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai.

Baca juga: TRAGEDI Lift Maut, Owner Ayuterra Resort Ubud Dituntut 14 Bulan Penjara, Simak Beritanya!

Baca juga: NEKAT Ngaku Dibegal di Kintamani Demi Dapat Perhatian Sang Suami, Sri Utami Akhirnya Ngaku ke Polisi

Gaza merujuk pada nama geng pelajar SMP di Denpasar. Geng ini beberapa hari lalu merencanakan tawuran di Lapangan Lumintang bersama dua geng lainnya yakni Menteng Pride dan Balmor. Satu pelajar anggota geng berinisial EPH ditangkap. Ia kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai.
Gaza merujuk pada nama geng pelajar SMP di Denpasar. Geng ini beberapa hari lalu merencanakan tawuran di Lapangan Lumintang bersama dua geng lainnya yakni Menteng Pride dan Balmor. Satu pelajar anggota geng berinisial EPH ditangkap. Ia kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai. (ISTIMEWA)

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, polisi banyak menerima laporan dari beberapa desa yang menanyakan terkait kebenaran dari pesan berantai tersebut. Setelah menerima laporan, pihaknya melakukan penelusuran bersama Intel Polres dan Intel yang ada di seluruh Polsek wilayah Buleleng.

Dari hasil penelusuran tersebut, Wirawan menegaskan pesan yang beredar di WhatsApp itu merupakan berita hoaks. "Itu hanya foto yang kolase yang tidak ada hubungannya, sudah kami cek dengan intel," jelasnya, Rabu (29/5).

Namun sebagai bentuk antisipasi, Kompol Wirawan menyebut pihaknya setiap hari melaksanakan blue light patrol. Patroli menyasar tempat yang biasanya digunakan untuk nongkrong oleh para kelompok pemuda.

Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas segala jenis kejahatan yang meresahkan masyarakat, terlebih kepada kelompok yang melakukan aksi kekerasan dan premanisme.

Widwan mengaku akan segera melakukan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah agar para pelajar tidak terjerumus dalam perkumpulan yang melakukan aksi premanisme. "Kami akan segera melakukan pembinaan dan penyuluhan di sekolah," kata dia.

"Karena kami berkomitmen akan menindak tegas segala jenis kejahatan yang meresahkan masyarakat, terlebih ada orang atau kelompok orang yang bertindak di atas hukum seperti premanisme dan aksi kekerasan," sambungnya. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved