Berita Bali

Ini Tanda Akan Terjadi Perubahan Kepemimpinan di Bali, Sugawa Korry Ungkap di Puri Agung Blahbatuh

Ini Tanda Akan Terjadi Perubahan Kepemimpinan di Bali, Sugawa Korry Ungkap di Puri Agung Blahbatuh

istimewa
Ini Tanda Akan Terjadi Perubahan Kepemimpinan di Bali, Sugawa Korry Ungkap di Puri Agung Blahbatuh 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang digawangi Golkar, Gerindra dan Demokrat di Kabupaten Gianyar, Bali, terus melakukan pergerakan untuk Pilkada Gianyar 2024.

Setelah mendekati Prof Tjokorda Gde Raka Sukawati, alias Cok De dari Puri Agung Ubud.

Terbaru, koalisi pesaing PDIP Gianyar tersebut melakukan pendekatan dengan tokoh Puri Agung Blahbatuh.

Baca juga: Empat Kendaraan Ditabrak Bule yang Rampas Truk di Kerobokan Bali, Kini Nasibnya Diujung Tanduk

Pertemuan tersebut terjadi pada Minggu 9 Juni 2024 malam.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Senin 10 Juni 2024, kunjungan KIM ini dibalut dengan acara silaturahmi, mendengarkan masukan keluarga Puri Agung Blahbatuh, terkait masa depan Kabupaten Gianyar di masa mendatang.

Adapun tokoh penglingsir Puri Blahbatuh saat ini ialah, Anak Agung Alit Kakarsana. 

Baca juga: Selamat Jalan Mangku Tedja, Penekun Ilmu Pengleakan itu Meninggal di Usia 111 Tahun di Bangli Bali

Dimana kuat beredar bahwa selain mengincar Cok De untuk diusung dalam Pilkada Gianyar, KIM mengincar Agung Kakarsana dan sejumlah tokoh Puri Ubud lainnya, seperti Tjokorda Ngurah Suyadnya alias Cok Wah, Tjokorda Gde 'Anom' Asmara Sukawati, dan Cok Rai Darmayuda.

Ketua DPD I Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry yang hadir dalam pertemuan di Puri Agung Blahbatuh mengatakan, kedatangannya tersebut untuk menyampaikan bahwa akan terjadi perubahan kepemimpinan di Bali dan Gianyar.

Kata dia, tanda-tanda sudah terlihat jelas, diawali dengan kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

Kata dia, itu merupakan indikasi bahwa rakyat menghendaki perubahan.

"Perubahan bersifat abadi. Dalam sejarah, perubahan biasa terjadi setiap 20 - 30 tahun. Bung Karno, Pak Harto,  kurang hebat apa mereka berdua, disegani seluruh dunia. Tapi semua tidak bisa menghentikan kehendak alam. Akhirnya semua digantikan oleh perubahan," ujarnya. 

Sugawa Korry menegaskan bahwa Kabupaten Gianyar memiliki banyak tokoh pemimpin.

Maka ia menegaskan, dalam Pilkada 2024 tidak akan ada istilah melawan kotak kosong.

Diapun menyebut tokoh yang bisa membawa perubahan di Kabupaten Gianyar

Mulai dari tokoh Puri Ageng Blahbatuh, Anak Agung Alit Kakarsana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved