Bule Berulah di Bali

Bule yang Mengamuk di Jalan Imam Bonjol Denpasar Diduga Depresi, Sempat Mengancam dengan Senjata

Henry merusak kaca jendela pada vila tempatnya menginap di wilayah Seminyak pada 15 Juni 2024 kemarin

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
tribun bali/ida bagus putu mahendra
Henry Bruno Torper, WNA yang mengamuk di simpang empat Jl. Imam Bonjol Denpasar-Jl. Sunset Road-Jl. Raya Kuta diduga mengidap depresi saat dipamerkan dalam jumpa pers - Bule yang Mengamuk di Jalan Imam Bonjol Denpasar Diduga Depresi, Sempat Mengancam dengan Senjata 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Henry Bruno Torper, Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman yang mengamuk di simpang empat Jl. Imam Bonjol Denpasar-Jl. Sunset Road-Jl. Raya Kuta beberapa waktu lalu diduga mengidap depresi.

Kapolsek Kuta, AKP I Ketut Agus Pasek Sudina mengatakan, Henry depresi lantaran kedua orang tuanya bercerai.

“Jadi sempat ngobrol penyidik kepada pelaku, yang bersangkutan ini depresi gara-gara orangtuanya cerai di Jerman,” ungkapnya dalam jumpa pers di Mapolsek Kuta, Minggu 16 Juni 2024.

Tak berhenti sampai di sana, ayah Henry kemudian menikah kembali pasca perceraian dengan ibunya.

Baca juga: VIRAL! Seorang Bule Ngamuk di Bali, 2 Wanita Jadi Korban, Sempat Lawan Polisi

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, depresi Henry bertambah lantaran ayahnya meninggal dunia selang beberapa waktu.

“Setelah itu, ayahnya menikah lagi. Selang beberapa waktu, ayahnya meninggal di Jerman,” imbuh Kapolsek Kuta.

Atas kejadian tersebut, Henry dikatakan pergi ke Bali guna menenangkan diri sejak 7 bulan lalu.

Kendati demikian, Henry justru kerap berbuat ulah di Bali.

Tak hanya mengamuk di jalan, sebelumnya Henry juga sempat mengambil minuman pada salah satu minimarket di wilayah Seminyak tanpa membayar.

“Sebelum ngeplak pengendara sepeda motor, dia juga ngambil minuman nggak bayar,” ungkap Kapolsek Kuta.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Wisnu Prabowo mengatakan, Henry juga merusak kaca jendela pada vila tempatnya menginap di wilayah Seminyak pada 15 Juni 2024 kemarin.

Lantaran ulahnya itu, penghuni vila di sebelah vila Henry keluar guna memeriksa situasi.

Namun, Henry justru mengancam penghuni vila tersebut dengan senjata tajam.

“Setelah itu, keluar penghuni vila sebelah, diancam oleh yang bersangkutan dengan senjata tajam,” jelas Kapolresta Denpasar.

Atas kejadian itu, pemilik villa kemudian melaporkan Henry ke Mapolsek Kuta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved